Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hilang Sepekan, IRT di Lahat Ditemukan Tewas Dimutilasi Anak Kandung
Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP pembunuhan IRT di Lahat. (Dok. Polres Lahat)
  • Keluarga mulai curiga karena korban tidak terlihat selama kurang lebih satu minggu

  • Terduga pelaku berinisial AF merupakan salah satu anak korban

  • Polres Lahat terus mengumpulkan alat bukti serta memeriksa sejumlah saks

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lahat, IDN Times - Warga Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat geger dengan penemuan jasad perempuan lanjut usia dalam kondisi mengenaskan di kebun miliknya sendiri pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 00.15 WIB. Korban yang diketahui berinisial SA (63), seorang ibu rumah tangga (IRT) yang dilaporkan sudah hilang sepekan oleh pihak keluarga.

Diduga SA menjadi korban mutilasi karena jasadnya ditemukan terpisah dalam tiga karung berbeda. Beberapa jam usai mendapat laporan kasus tersebut, pihak kepolisian akhirnya berhasil menemukan titik terang dan menangkap AF yang tak lain adalah anak kandung korban. AF diduga tega menghabisi nyawa ibunya lantaran judi online slot.

1. Keluarga curiga korban tidak terlihat selama satu minggu

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP pembunuhan IRT di Lahat. (Dok. Polres Lahat)

Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono, mengatakan penemuan jasad korban pertama kali dilaporkan oleh anak kandungnya, S (49). Berdasarkan keterangan saksi, keluarga mulai curiga karena korban tidak terlihat selama kurang lebih satu minggu.

"Upaya pencarian langsung dilakukan oleh pihak keluarga. Barulah sekitar jam 10 malam, saksi S mendapatkan informasi dari warga berinisial R mengenai adanya aktivitas penggalian tanah di kebun milik korban. Penggalian tersebut diketahui dilakukan atas permintaan seseorang berinisial AF," ujarnya.

Menindaklanjuti informasi itu, saksi bersama perangkat desa dan warga langsung mendatangi lokasi dan menemukan sebuah lubang yang telah ditimbun kembali.

“Setelah dilakukan penggalian ulang, ditemukan tiga karung plastik yang berisi potongan tubuh manusia yang diduga bagian tubuh korban,” jelasnya.

2. Terduga pelaku berinisial AF merupakan salah satu anak korban

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP pembunuhan IRT di Lahat. (Dok. Polres Lahat)

Mendapatkan laporan tersebut, Tim Inafis Polres Lahat bersama personel Polsek Pulau Pinang langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Lahat untuk dilakukan autopsi. Dari hasil penyelidikan awal, terduga pelaku berinisial AF yang merupakan salah satu anak korban, diketahui tidak berada di tempat dan saat ini masih dalam pencarian.

Tak lama kemudian, dalam kurun waktu 1×12 jam, terduga pelaku AF berhasil diringkus tim gabungan dari Satreskrim Polres Lahat dibantu Jatanras Polda Sumsel. Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Muhammad Ridho Pradani mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal terhadap pelaku.

"Pelaku merupakan anak kandung korban sendiri. Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan lanjutan, untuk dapatkan laporan lengkapnya. Untuk modus dan motif masih terus didalami oleh penyidik, dan dugaan sementara karena judi online," tegasnya.

3. Polres Lahat terus mengumpulkan alat bukti serta memeriksa sejumlah saks

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP pembunuhan IRT di Lahat. (Dok. Polres Lahat)

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Lahat terus mengumpulkan alat bukti serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh kronologi dan latar belakang kejadian.

"Kepada masyarakat, kita imbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, sembari menunggu hasil resmi penyelidikan," ucap Muhammad Ridho.

Editorial Team