Harga Emas Palembang Turun Jelang Lebaran: Rp15,1 Juta Sesuku

- Harga emas perhiasan di Palembang jelang Lebaran 2026 turun ke sekitar Rp15,1 juta per suku di beberapa toko besar seperti Toko Anda dan Rajamas Lemabang.
- Penurunan harga dipengaruhi stabilnya permintaan pasar, pelemahan nilai Rupiah terhadap Dolar AS hingga menyentuh Rp17 ribu, serta fluktuasi IHSG.
- Faktor eksternal seperti kebijakan ekonomi Amerika Serikat, perang dagang global, dan inflasi turut memicu fluktuasi harga emas menurut pengamat ekonomi Universitas Sriwijaya.
Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang jelang Lebaran Idul Fitri 2026 pada 15 Maret kembali melandai. Terpantau di Toko Anda di Jalan Rustam Effendi, harga emas kini di angka Rp15,1 juta per suku setara 6,7 gram.
Tak hanya di Toko Anda, penurunan harga emas juga terjadi di beberapa toko lain, seperti Toko Rajamas Lemabang di harga yang sama, Toko E-Mi Gold menjadi Rp15,2 juta sesuku, dan Toko Laris Rp15,4 jutaan.
1. Animo dan permintaan pasar berdampak pada harga emas

Jika dilihat dari pergerakan harga jual, nilai emas perhiasan Palembang dalam sepekan konsisten turun dan permintaan cenderung stabil. Kondisi ini terjadi karena animo masyarakat pun di pasar perlahan melandai.
Selain itu, fluktuasi harga emas juga dipengaruhi oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pergerakan nilai rupiah. Tercatat nilai mata uang Indonesia kini menyentuh Rp17 ribu untuk satu dolar AS.
2. Nilai tukar rupiah memengaruhi harga emas

Kemudian, tak saja karena faktor kondisi ekonomi Indonesia, naik-turun harga emas perhiasan ikut berdampak terhadap kebijakan yang ditetapkan pemerintah Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sementara faktor utama jika harga emas naik karena nilai tukar rupiah terhadap dolar AS anjlok. Kondisi tersebut membuat ekonomi negara berada dalam tren negatif karena inflasi kian melonjak.
3. Harga emas yang turun masih potensi inflasi

Penyebab lain nilai potensi emas merosot juga disebabkan oleh kondisi ekonomi yang melemah, perang dagang negara raksasa yang memanas, hingga pengaruh kenaikan harga saham yang berdampak pada ekonomi global.
Menurut Pengamat Ekonomi Universitas Sriwijaya Soekanto Sairuki, fluktuasi harga emas perhiasan dipengaruhi oleh kondisi permintaan pasar. Harga emas naik bila permintaan tinggi dan begitu sebaliknya.
"Tapi kalaupun harga emas turun, ekonomi daerah tetap bpotensi kena dampak inflasi global," katanya.


















