Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

H+2 Idul Fitri 2026, Perbatasan Sumbar-Riau Mulai Padat

H+2 Idul Fitri 2026, Perbatasan Sumbar-Riau Mulai Padat
Tim Polres 50 Kota melakukan patroli pengecekan jalur kemacetan di Jalan Lintas Sumbar-Riau (Foto: Dok Zarwiko)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Lalu lintas di perbatasan Sumbar-Riau mulai padat pada H+2 Lebaran 2026, namun arus kendaraan masih terpantau lancar tanpa kemacetan berarti.
  • Polres 50 Kota menurunkan sekitar 200 personel, termasuk 30 anggota Satlantas, untuk mengurai potensi kemacetan di titik-titik rawan seperti Simpang Tanjung Pati dan Kelok 9.
  • Pengendara diimbau tidak berhenti atau parkir di atas flyover Kelok 9 karena dapat menyebabkan kemacetan, dan pelanggar akan dikenai tindakan penilangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Padang, IDN Times - Kepadatan lalu lintas sudah mulai terjadi di perbatasan Sumbar-Riau pada H+2 Idul Fitri 2026. Para pemudik dan wisatawan sudah mulai memadati jalur tersebut, Minggu (22/3/2026).

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko mengatakan meski kendaraan sudah mulai ramai, masih tidak menimbulkan kemacetan.

"Alhamdulillah sampai saat ini untuk lalu lintas masih lancar. Tapi jumlah kendaraan yang melewati jalur ini sudah semakin banyak dibanding sebelumnya," katanya.

1. Kendaraan dari Sumbar dan Riau mulai ramai

Kasat Lantas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko (Foto: Dok Zarwiko)
Kasat Lantas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko (Foto: Dok Zarwiko)

Menurut Zarwiko, ramainya kendaraan yang melewati perbatasan tidak hanya dari Riau saja. Hal yang sama menurutnya juga terlihat dari arah sebaliknya.

"Baik dari arah Sumbar ataupun Riau sudah mulai ramai. Biasanya memang kebanyakan dari arah Riau saja. Tapi saat ini cukup berbeda," katanya.

Ia mengatakan, kepadatan arus lalu lintas di lokasi tersebut diprediksi akan terus terjadi. Karena banyaknya pengendara yang akan menuju tempat wisata atau kembali ke perantauan.

"Semuanya masih berjalan lancar sampai saat ini. Jika terjadi kepadatan arus nantinya, kita akan melakukan pencegahan dengan skema yang sudah kami tentukan," jelas Zarwiko.

2. Kerahkan tim urai

Kasat Lantas Polres 50 Kota menyapa pengendara di Jalan Lintas Sumbar-Riau (Foto: Dok Zarwiko)
Kasat Lantas Polres 50 Kota menyapa pengendara di Jalan Lintas Sumbar-Riau (Foto: Dok Zarwiko)

Untuk mengantisipasi kemacetan yang akan terjadi nantinya, Zarwiko mengatakan telah mengerahkan sekitar 200 personel di daerah Kabupaten 50 Kota.

"Untuk tim dari Satlantas ada sebanyak 30 orang yang kami turunkan untuk melakukan penguraian kemacetan yang terjadi di beberapa titik yang ada di sepanjang jalur ini," katanya.

Zarwiko mengatakan, beberapa titik kemacetan yang biasanya terjadi seperti di Simpang Tanjung Pati, Simpang Sari Lamak, Pom Bensin Air Putih, Lubuk Bangko dan di Kelok 9.

"Tim sudah standby di lokasi tersebut untuk melakukan penguraian jika nanti terjadi kemacetan. Dengan begitu, kemacetan yang mungkin terjadi bisa diatasi dengan cepat," katanya.

3. Parkir di Flyover Kelok 9 ditindak

Tim Polres 50 Kota melakukan patroli pengecekan jalur kemacetan di Jalan Lintas Sumbar-Riau (Foto: Dok Zarwiko)
Tim Polres 50 Kota melakukan patroli pengecekan jalur kemacetan di Jalan Lintas Sumbar-Riau (Foto: Dok Zarwiko)

Zarwiko mengingatkan para pengendara agar tidak berhenti dan memarkirkan kendaraannya di atas flyover Kelok 9 yang biasanya mengakibatkan kemacetan.

"Untuk berhenti di flyover kan tidak diperbolehkan. Jadi, tim yang diturunkan akan melakukan tindakan jika ada yang parkir di sana," katanya.

Ia menegaskan, jika masih ada pengendara yang parkir di atas flyover tersebut nantinya, maka akan dilakukan tindakan penilangan oleh tim yang ada di sepanjang jalur tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More