Gubernur Sumsel Pastikan Kondisi BBM dan Energi di Sumsel Masih Aman

- Gubernur Sumsel Herman Deru memastikan pasokan BBM di wilayahnya aman dan mencukupi meski ada ketegangan geopolitik di Asia Barat.
- Pemerintah daerah terus memantau distribusi energi agar tetap lancar, terutama di jalur mudik yang menjadi fokus utama masyarakat.
- Sebagai langkah efisiensi, Pemprov Sumsel akan menerapkan kebijakan Work From Home satu hari per pekan untuk menghemat penggunaan BBM.
Palembang, IDN Times - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumsel masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Ia menyebut, situasi geopolitik di Asia Barat, khususnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, memang memicu kekhawatiran terhadap distribusi energi. Namun, kondisi tersebut belum berdampak langsung terhadap pasokan BBM di daerah.
"Saya sudah bertemu pimpinan Pertamina Patra Niaga. Yang saya tanya pertama, bagaimana kondisi BBM, alhamdulillah terjaga," ungkap Gubernur Herman Deru, Selasa (24/3/2026).
1. Belum ada keluhan masyarakat soal kelangkaan BBM

Deru menjelaskan, hingga saat ini pasokan BBM di Sumsel masih dalam kondisi aman dan belum mengalami kelangkaan, terutama di jalur mudik yang menjadi lintasan utama masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menyikapi dinamika global yang terjadi. Menurutnya, pemerintah terus melakukan pemantauan guna memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar di seluruh wilayah Sumsel.
"Tidak terdengar masyarakat Sumsel yang mudik lewat wilayah ini mengalami kekurangan BBM," jelasnya.
2. Pastikan logistik ekonomi Sumsel tetap aman

Deru menegaskan, kelancaran distribusi BBM tersebut menjadi indikator sistem logistik energi di Sumsel masih berjalan baik dan tetap terkendali, meski di tengah dinamika global yang berkembang.
"Alhamdulillah terdistribusi dengan baik. Ini yang kita harapkan, pasca Lebaran kondisi cepat kembali kondusif," jelasnya.
3. Akan lakukan efisiensi dengan adakan WFH bagi ASN

Meski begitu, Deru menjelaskan, akan melakukan efisiensi dengan cara melakukan Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi ASN.
"Kita mengikuti anjuran pemerintah pusat agar melakukan efisiensi BBM. Bagaimana guncangan ekonomi global ini, dan satu-satunya pertahanan kita adalah efisiensi. Jadi, pemborosan energi yang tidak penting harus kita efisiensi lagi," jelasnya.

















