Palembang, IDN Times - Pengurus Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI), Gresia Kusyanto, mengatakan berdasarkan data Desember 2025, minat investasi Generasi Z mulai mendominasi. Namun, secara pilihan aman, mereka cenderung mengambil aset berisiko dengan fokus pada pasar modal dan saham kripto.
Pilihan investasi dimulai dari kripto kata Gresia, dipengaruhi kuat karena Gen Z saat ini belum memahami betul apa itu investasi aman dan bagaimana mengelola dana dengan bijak. Kebanyakan anak muda memilih kripto karena FOMO (Fear of Missing Out).
"Termasuk Sumsel, kebanyakan investasi aset aman belum terliterasi dengan baik. Anak muda nekat ambil risiko dan mengabaikan cara aman," ujarnya, dikutip Jumat (24/4/2026).
