Palembang, IDN Times - Tarif nol persen dari Amerika Serikat terhadap produk minyak sawit Indonesia dinilai menjadi momentum strategis yang berpotensi menggeser jalur perdagangan global. Ekspor yang selama ini banyak melalui Eropa diperkirakan akan beralih ke pengiriman langsung ke pasar AS, membuka peluang efisiensi distribusi dan peningkatan keuntungan industri sawit nasional.
"Akan terjadi efisiensi jalur distribusi, sehingga tarif nol persen AS ini berpotensi mengubah peta perdagangan minyak sawit global," ungkap Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Sumsel, Alex Sugiarto kepada IDN Times, Selasa (24/2/2026).
