Palembang, IDN Times - Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Selatan, Hadiyanto, mengakui adanya rencana pengeluaran anggaran sebesar Rp486 juta untuk pembelian dua meja biliar bagi pimpinan dewan yang akan diletakkan di rumah dinas.
"Untuk kegiatan (pengadaan anggaran meja biliar) tersebut baru masuk di e-katalog LKPP," ujarnya dikutip, Minggu (8/3/2026).
DPRD Sumsel Anggarkan Rp486 Juta untuk Beli 2 Meja Biliar Pimpinan

1. Data pengadaan anggaran tertulis dalam SIRUP
Sebelumnya dari data SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan), Sekretariat DPRD Sumsel merencanakan pengadaan meja biliar dengan nominal fantastis yakni Rp486,9 juta.
Angka itu juga tersampaikan dalam Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang diperbarui pada 7 Maret 2026 pukul 01.47 WIB.
2. Pengadaan meja biliar disebut alat penunjang kebutuhan
Meski membenarkan pengadaan anggaran telah diperhitungkan, namun untuk realisasinya, Hadiyanto menyebut belum diwujudkan.
"Siap, untuk pelaksanaan belum," kata dia.
Menurut Hadiyanto, pengadaan 2 meja biliar di tengah efisiensi anggaran imbas pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat, disebut sebagai kebutuhan penunjang wakil rakyat.
"Alat tersebut sebagai kebutuhan penunjang aktivitas para anggota dewan," jelasnya.
3. Realisasi anggaran melalui koordinasi bagian umum DPRD Sumsel
Berdasarkan data SIRUP, alokasi rencana pengadaan meja biliar diperuntukkan bagi Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie sebesar Rp151 juta dan Wakil Ketua III DPRD Sumsel Ilyas Panji Alam sebesar Rp 335,9 juta.
Tetapi lanjut Hadiyanto, rencana pengadaan meja biliar dan lainnya masih akan dikoordinasikan dengan bagian umum. Sebab, kegiatan pengadaan di DPRD Sumsel dilaksanakan oleh bagian terkait.
"Kalau untuk kegiatan-kegiatan (pengadaan) tersebut coba aku nanti koordinasi dengan Kabag Umum," kata dia.