Diduga Gelar Open House di Hotel, Pemkab Empat Lawang Kasih Sanggahan

- Foto pejabat Pemkab Empat Lawang di hotel Palembang menuai kritik publik karena dianggap tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi masyarakat dan kebijakan efisiensi anggaran daerah.
- Pihak Pemkab membantah tudingan open house di hotel, menegaskan bahwa kehadiran pejabat hanya sebagai titik kumpul sebelum menghadiri undangan resmi Gubernur Sumsel di Griya Agung.
- Usai acara halal bihalal Pemprov Sumsel, Bupati Joncik Muhammad langsung kembali ke kediamannya tanpa agenda tambahan, sekaligus mengimbau masyarakat menjaga suasana Idulfitri tetap damai.
Palembang, IDN Times - Satu foto kegiatan halal bihalal pejabat Pemerintah Kabupaten Empat Lawang di Palembang menuai kritik dari masyarakat. Kegiatan tersebut diduga berlangsung, Minggu (22/3/2026), di kawasan A Rivai Palembang.
Dalam foto yang beredar, terlihat sejumlah pejabat Empat Lawang berpose dengan latar belakang identitas hotel berbintang di Palembang.
Sorotan publik pun mencuat. Pasalnya, kegiatan tersebut dinilai kurang sensitif di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih tertekan, serta di saat pemerintah tengah mendorong efisiensi anggaran di berbagai daerah.
1. Kegiatan Pemkab Empat Lawang dianggap keliru

Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi (K-MAKI) Sumsel, Feri, menyayangkan langkah Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menggelar kegiatan tersebut di Palembang. Menurutnya, acara seremonial itu menimbulkan kesan kurang sensitif di tengah upaya efisiensi anggaran yang tengah digalakkan.
"Ini kegiatan mencerminkan kurangnya kepekaan terhadap kondisi masyarakat di Kabupaten Empat Lawang Sumsel," ungkap Feri.
Sebagai daerah pemekaran dengan keterbatasan APBD, pelaksanaan kegiatan seremonial di hotel dinilai dapat melukai rasa keadilan masyarakat. Kegiatan seperti open house seharusnya bisa digelar dengan konsep yang lebih sederhana dan membumi, tanpa menimbulkan kesan pemborosan anggaran.
"Ini bukan sekadar soal acara, tapi soal sensitivitas. Ketika masyarakat sedang sulit, pejabat seharusnya memberi contoh empati, bukan justru menampilkan kemewahan," jelasnya.
2. Pemkab klaim kegiatan di Palembang hadiri undangan gubernur Sumsel

Sekretaris Diskominfo Empat Lawang Aldiwan Haira Putra saat dikonfirmasi membantah kabar yang beredar mengenai halal bi halal pejabat Pemkab Empat Lawang dilakukan di Palembang. Menurut Aldiwan, kabar yang beredar adalah hoaks dan tak sesuai dengan kebenaran.
"Kami sampaikan secara resmi bahwa bapak Bupati Empat Lawang tidak mengadakan agenda Open House di Hotel Arista, Palembang. Keberadaan jajaran di lokasi tersebut adalah sebagai titik kumpul Forkopimda dan OPD dalam rangka menghadiri open house Gubernur Sumsel di Griya Agung yang diagendakan sekitar pukul 10.00 WIB" ungkap Aldiwan Haira Putra.
Pemilihan titik kumpul dilakukan untuk mempermudah mobilisasi pejabat Pemkab Empat Lawang untuk bersama-sama menuju Griya Agung. Para pejabat yang hadir datang memenuhi undangan resmi untuk kegiatan Open House Gubernur Sumsel Herman Deru.
"Saya imbau untuk selalu waspada terhadap berita bohong atau hoaks dan diharapkan merujuk pada kanal informasi resmi pemerintah untuk mendapatkan kebenaran informasi," jelasnya.
3. Bupati langsung pulang ke kediaman pribadi usai hadiri Halal Bi Halal Pemprov Sumsel

Setelah kegiatan di Griya Agung, tak ada agenda Pemkab Empat Lawang yang berlangsung di Palembang. Bupati Joncik Muhammad langsung pulang ke rumahnya di kawasan Pipa Reja, Palembang, untuk melaksanakan agenda internal keluarga.
"Mari kita jaga suasana idu fitri ini dengan penuh kedamaian dan berita yang menyejukkan," jelasnya.


















