Dibegal Siang Hari, Pengemudi Ojol Kehilangan Motor di Bukit Sangkal

- Korban tak curiga saat ambil orderan, tanpa aplikasi
- Korban diancam dengan pisau
- Polisi mendalami laporan korban
Palembang, IDN Times - Seorang pengemudi ojek online bernama Idris Mufakkar (28) menjadi korban begal di siang hari. Kejadian yang menimpa Idris terjadi di kawasan Bukit Sangkal Palembang saat dia tengah membawa sepeda motor dan dihentikan pelaku di tengah jalan, Senin 26 Januari 2026.
Dalam keterangannya Idris mengaku tak mendapat pesanan ojek, melainkan bertemu dengan pelaku saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP). "Orang itu tidak saya kenal. Saat berhenti, terlapor meminta antar ke lokasi tujuan ke jalan Malaka II," ungkap Idris saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (27/1/2026).
1. Korban tak curiga saat ambil orderan, tanpa aplikasi

Idris menjelaskan, dia tak curiga sama sekali dengan perawakan pelaku. Dia pun lantas mengambil orderan tersebut dan bermaksud mengantar sesuai permintaan.
"Tanpa rasa curiga saya mau mengantarnya, memang kebetulan waktu itu aplikasi saya sedang offline," jelas dia.
2. Korban diancam dengan pisau

Dalam perjalanan, Idris diminta berhenti oleh pelaku. Dari belakang, pelaku mengeluarkan pisau dan mengarahkan senjata tajam tersebut ke perutnya sambil memerintahkan korban untuk menjauh dari kendaraannya. "Saya terancam, takut nanti benar-benar pisau itu di hunuskan oleh terlapor ke perut saya. Jadi saat saya turun, terlapor kabur membawa motor saya," jelas dia.
Motor yang digunakan untuk mencari nafkah raib tak lama setelah dia menghindar dari pelaku.
Akibat peristiwa tersebut, korban Idris harus kehilangan satu unit sepeda motor jenis Yamaha, bernopol BG 6753 AFI. "Semoga saja setelah buat laporan polisi ini, pelaku begal itu ditangkap," jelas dia.
3. Polisi mendalami laporan korban

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa membenarkan adanya laporan korban terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Saat ini pihaknya telah menyerahkan laporan tersebut ke Satreskrim Polrestabes Palembang.
"Laporan sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang," ungkap Sugriwa.

















