Calon Dirut Bank Sumsel Babel Tak Lolos Uji OJK, Posisi Masih Kosong
- Usulan calon Dirut Bank Sumsel Babel tidak lolos uji OJK, posisi masih kosong.
- Nama sebelumnya tak lolos uji karena dinilai tak memenuhi standar kelayakan dan kepatutan.
- Operasional Bank Sumsel Babel tetap berjalan normal di bawah kepemimpinan PPS Direktur Utama, Festero Mohamad Papeko.
Palembang, IDN Times - Usulan nama calon Direktur Utama Bank Sumsel Babel secara definitif yang diajukan Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, dinilai tidak memenuhi syarat penilaian Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Akibatnya, posisi Direktur Utama BSB hingga kini masih kosong.
"Yang kemarin (calon dirut) tidak lolos uji di OJK," ujar Herman Deru, Senin (26/1/2026).
1. Nama sebelumnya tak sesuai kelayakan OJK

Diketahui, sebelumnya pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Juni 2025 lalu, Bank Sumsel Babel sempat menetapkan Harry Gale sebagai direktur utama dan telah diketahui oleh Herman Deru. Namun saat proses finalisasi dan seleksi nama itu gagal di penilaian OJK.
Nama sebelumnya tak lolos uji OJK karena dinilai tak memenuhi standar kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sesuai prosedur yang ditetapkan.
2. BSB masih dibawah tanggung jawab Festero Mohamad Papeko

Saat ini, meski belum memiliki direktur utama definitif, operasional Bank Sumsel Babel tetap berjalan normal di bawah kepemimpinan Pelaksana Pengganti Sementara (PPS) Direktur Utama, Festero Mohamad Papeko.
Selanjutnya, pengusulan nama bakal direktur utama Bank Sumsel Babel akan kembali dilakukan berdasarkan hasil rapat berikutnya.
3. Herman Deru rahasikan nama calon lain bakal dirut BSB

Deru memastikan, pemerintah provinsi segera mengusulkan nama lain untuk kelancancaran operasional perbankan milik daerah ini. Namun saat disinggung mengenai nama usulan berikutnya, Deru enggan membahas lebih lanjut.
"Rahasia itu," singkat dia.

















