Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dari Sambungan Telepon ke MyBluebird, Evolusi Layanan Taksi Biru Legendaris
Aplikasi MyBluebird memudahkan pelanggan (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Yosep menilai Bluebird tetap menjadi pilihan sejak 2008 karena keamanan, kebersihan, gaya mengemudi yang nyaman, serta keramahan pengemudi yang peka terhadap kebutuhan penumpang.

  • Rizka memanfaatkan MyBluebird untuk pemesanan rute, pembayaran non-tunai melalui EZPay atau kartu kredit, serta promo langganan dan potongan belanja, termasuk voucher Alfamart.

  • MyBluebird berevolusi sebagai mobility assistant dengan fitur Multi-Select, Goldenbird bandara, Rent, Bluebird Kirim, Advance Booking, dan Fixed Price yang menampilkan estimasi biaya termasuk tol.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Yosep dan Rizka suka naik taksi Bluebird. Yosep memesan taksi ke Bandara SMB II Palembang lewat aplikasi MyBluebird. Ia merasa sopirnya ramah, aman, dan mengemudi pelan. Rizka juga memakai aplikasi ini untuk bayar tanpa uang tunai dan dapat promo. Sekarang MyBluebird punya pesan taksi, sewa mobil, kirim barang, dan pesan lebih awal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
MyBluebird menunjukkan bagaimana layanan transportasi dapat berkembang tanpa meninggalkan hal yang dihargai pelanggan: rasa aman, pengemudi yang santun, dan perjalanan yang nyaman. Kemudahan pemesanan, pembayaran non-tunai, promo, serta pilihan layanan dari perjalanan bandara hingga pengiriman barang memberi pelanggan fleksibilitas dan kejelasan biaya dalam satu aplikasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Yosep bergegas mengambil gawai dari saku kanannya. Dia langsung mencari aplikasi MyBluebird, membuka akunnya dan memilih menu Home. Satu kali klik, Yosep memilih submenu Ride. Pria berusia 36 tahun itu langsung memasukkan tujuan ke Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

"Sejak 2008, selalu pilih taksi biru ini, karena aman dan nyaman. Mereka juga memerhatikan kebersihan dan cara mengemudi yang gak bikin khawatir, gak ugal-ugalan. Rata-rata mereka (sopir) juga udah senior, tahu etika. Jadi, nyamanlah," kata Yosep, saat bertemu di depan pintu salah satu mal di Palembang usai menghadiri agenda makan bersama keluarga.

Bluebird melayani pelanggan sepenuh hati

Kata Yosep, sejak awal menjadi pelanggan Blue Bird, komitmen yang patut diacungi jempol adalah keramahan sopir. Siapa saja, kata dia, pengemudi Blue Bird selalu memprioritaskan keinginan penumpang.

"Kalau kita misal lagi gak mood untuk ngobrol, sopirnya ngajak cerita, terus dijawab singkat, langsung mengerti maksudnya. Pernah di perjalanan, saya lagi males ngobrol, sopirnya langsung nawarin mau dihidupkan musik, Pak? Yang kayak gini sekarang susah ketemu driver yang melayani penumpang dengan baik," jelas dia.

Cerita warga Mayor Ruslan, Palembang, yang kini bekerja di Jakarta ini, Blue Bird selalu melayani dengan sepenuh hati sejak masih menggunakan sistem pemesanan melalui telepon dengan menghubungi nomor customer service.

"Dari zaman nelepon sebelum ada gadget dan aplikasi gini selalu pilih (Bluebird). Yang penting itu keamanan dan bisa melapor kalau ada apa-apa ke pihaknya langsung," katanya.

Aplikasi MyBluebird memudahkan pelanggan (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

MyBluebird beri feedback promo belanja pelanggan

Cerita lain hadir dari Rizka Wulan, warga Ogan Ilir, yang saat ini bekerja di Tangerang. Dia mengaku bahwa di mana pun berada, selalu memesan taksi legendaris yang sudah beroperasi sejak 1972 ini, sebagai alternatif transportasi umum. Setiap mudik ke Sumatra Selatan, dirinya sudah mempersiapkan rute langganan dari aplikasi.

"Ada program langganan, jadi nanti kalau sering pakai, ada promo. Jadi ada voucher yang bisa kita pilih, terus bayarnya langsung non-tunai lewat EZpay. Bisa bayar juga pakai kartu kredit. Harganya, lebih murah dan ada kode promo nanti," ujarnya.

Tak hanya soal promo langganan, penggunaan aplikasi MyBlueBird seperti Rizka juga bisa menukar potongan belanja dari penggunaan aplikasi.

"Suka ada promo Alfamart, potongan kadang Rp10-15 ribu. Jadi suka pakai," kata dia.

Sudah menggunakan MyBluebird sejak 2023. Sekarang, katanya, aplikasi tersebut sudah mengalami transformasi.

"Sekarang udah jarang megang cash, jadi tinggal langsung non tunai dari aplikasi, gampang," jelasnya.

MyBluebird hadirkan berbagai layanan

Dari sisi transformasi, MyBluebird kini sudah berevolusi menjadi mobility assistant dengan kampanye "MyBluebird, My Way". Melalui inovasi digital, MyBluebird memiliki layanan Multi-Select, fitur pelanggan yang bisa memilih lebih dari satu jenis layanan taksi dalam sekali pemesanan.

Tak hanya mempermudah pemesanan, MyBluebird kini memiliki layanan armada premium Goldenbird tujuan bandara. Bila harus masuk tol saat ke tujuan, BlueBird telah memberikan tarif langsung termasuk biaya tol dan bisa langsung menghubungkan ke nomor penerbangan.

Selain itu layanan lain yang bisa dinikmati dari MyBluebird adalah fitur Rent, pelanggan bisa memilih armada mobil listrik seperti BYD hingga IONIQ untuk penyewaan. Urusan biaya, bisa dilihat lengkap estimasinya secara langsung. Penyewaan bisa per jam atau harian, semuanya dari satu aplikasi.

Kemudian, fitur lain di MyBluebird yang bisa dicoba adalah layanan Bluebird Kirim untuk mengirim barang, Advance Booking untuk memesan jauh hari, dan Fixed Price agar harga pasti sejak awal, tidak ada kejutan di akhir.

"Yang jelas kalau bayar perjalanan pakai Bluebird gak sesuai dengan yang tertera, jadi ga kecele urusan bayar," kata Rizka.

Aplikasi MyBluebird memudahkan pelanggan (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Curated For You

Editorial Team

Related Article