Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Atap Kopdes Purwosari Lais Ambruk Imbas Hujan Angin Mengamuk di Muba

Kab. Musi Banyuasin
2 min read
Atap Kopdes Purwosari Lais Ambruk Imbas Hujan Angin Mengamuk di Muba
Bangunan KDMP di Dusun 3 Philips 1, Desa Purwosari, Kecamatan Lais, mengalami kerusakan pada bagian depan setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang, Rabu (4/11/2026) sore. (Dok. IDN Times)
  • Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Purwosari, Kecamatan Lais, Musi Banyuasin, hingga membuat bagian depan dan atap KDMP ambruk pada Rabu sore.
  • Kerusakan terjadi pada bagian pet atau atap bangunan KDMP yang belum beroperasi; pemborong telah melepas bagian terdampak dan akan melakukan perbaikan.
  • Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. BPBD Muba mengimbau warga waspada cuaca ekstrem dan menghindari pohon serta bangunan berisiko roboh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Musi Banyuasin, IDN Times - Cuaca ekstrem yang melanda Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pada Rabu (4/11/2026) sore membuat bagian depan dan atap bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Purwosari ambruk. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di Dusun 3 Philips 1, Desa Purwosari.

Bagian depan bangunan yang belum sempat beroperasi tersebut dilaporkan mengalami kerusakan setelah diterjang hujan deras yang disertai angin kencang. Untungnya, saat kejadian tidak ada orang di sekitar KDMP tersebut.

  1. 1. Desa Purwosari dilanda angin kencang dan hujan lebat

    Ilustrasi hujan deras disertai kilatan petir di langit, menggambarkan kondisi cuaca badai dan potensi hujan lebat.
    Ilustrasi hujan petir. (IDN Times/Arief Rahmat)

    Kepala Desa Purwosari, Mustamil Jali, membenarkan saat itu angin kencang yang melanda desanya pada Kamis sore memang cukup kuat. Belum lagi ditambah hujan yang turun sangat lebat.

    "Memang kemarin angin kencang sekali, hujan juga turun sangat lebat. Kami baru mengetahui dinding dan atap KDMP ambruk setelah hujan mereda," ujarnya, Kamis (5/11/2026).

  2. 2. Akibat hujan badai, membuat bangunan pet atau bagian atap terlepas

    Ilustrasi cuaca ekstrem sebagai visualisasi kondisi atmosfer intens yang berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat.
    Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Aditya Pratama)

    Akibat hujan badai tersebut, bangunan KDMP, yakni pet atau bagian atap, terlepas. Tak hanya itu saja, sejumlah bagian lain juga dikabarkan mengalami kerusakan.

    "Petnya yang lepas. Semalam tukang dari pemborong sudah ke KDMP untuk melepas bagian tersebut dan akan diperbaiki oleh pihak pemborong," ungkap kades.

    Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Namun, pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada jika terjadi hujan dan angin kencang ke depannya.

  3. 3. BPBD imbau masyarakat Arga selalu waspada saat menghadapi cuaca ekstrem

    Ilustrasi kilat bercabang menyambar di langit gelap dengan awan kelabu, menggambarkan cuaca badai petir.
    Ilustrasi petir. (IDN Times/Mardya Shakti)

    Sementara itu, Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Hujan deras yang disertai angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang, kerusakan bangunan, hingga membahayakan keselamatan warga.

    "Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang. Jika kondisi cuaca mulai memburuk, sebaiknya hindari berada di bawah pohon atau dekat bangunan yang berpotensi roboh. Utamakan keselamatan dan segera cari tempat berlindung yang aman," ungkap Marko.

Related Articles

See More