Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

68 Foto Bencana Sumatra 2025 Dipamerkan di Istano Basa Pagaruyung

Kota Padang
68 Foto Bencana Sumatra 2025 Dipamerkan di Istano Basa Pagaruyung
Wakil Bupati Tanah Datar melihat salah satu foto yang dipamerkan (Foto: PFI Padang)
Intinya Sih

  • Pameran foto Prahara Pulau Emas digelar di halaman Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar, mulai 27 Juli 2026, menampilkan dokumentasi bencana Sumatra pada November 2025.
  • PFI memamerkan 68 karya dari 38 pewarta foto Indonesia dalam roadshow di tiga provinsi terdampak, mencakup bencana hidrometeorologi serta penanganan dan pemulihannya.
  • Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyebut pameran ini memperlihatkan dampak bencana secara detail, membangun empati, kesadaran menjaga alam, dan semangat gotong royong.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Padang, IDN Times - Pameran foto Prahara Pulau Emas mulai digelar di halaman Istano Pagaruyuang, Kabupaten Tanah Datar pada Senin (27/7/2026).

"Ada puluhan foto yang dipajang dalam pameran kali ini dan semuanya merupakan karya foto terbaik jurnalis foto Indonesia," kata Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Padang, Muhammad Arif Pribadi.

Ia mengatakan, foto yang dipamerkan tersebut merupakan karya foto yang diabadikan oleh jurnalis foto tentang bencana yang terjadi di Pulau Sumatra pada November 2025 silam.

1. Rangkaian pameran foto di tiga provinsi terdampak bencana

Wakil Bupati Tanah Datar melihat salah satu foto yang dipamerkan (Foto: PFI Padang)
Wakil Bupati Tanah Datar melihat salah satu foto yang dipamerkan (Foto: PFI Padang)

Koordinator Wilayah PFI Region Sumatra, Hendra Syamhari, mengatakan pameran foto tersebut merupakan bagian dari roadshow pameran karya fotografi jurnalistik di tiga provinsi yang terdampak bencana.

"Kami berharap dengan adanya pameran ini mengingatkan kita, generasi kita, bahwa besok lusa mereka akan melihat Sumatra pernah hancur seperti ini," katanya.

Ia menambahkan, pameran foto ini menyajikan peristiwa bencana hidrometeorologi di tiga provinsi tersebut beserta upaya penanganan dan pemulihan dampak bencana.

2. Pamerkan 68 foto

Wakil Bupati Tanah Datar melihat salah satu foto yang dipamerkan (Foto: PFI Padang)
Wakil Bupati Tanah Datar melihat salah satu foto yang dipamerkan (Foto: PFI Padang)

Hendra mengatakan, karya foto tersebut merupakan pengingat kepada generasi saat ini dan selanjutnya agar mengantisipasi bencana yang akan terjadi nantinya.

"Kita sebagai generasi sebelumnya harus menjaga. Kita yang saat sekarang ini masih aman, bagaimana agar kita bisa menjaga ataupun merawat alam kita sehingga bisa terus dinikmati oleh anak cucu kita," sambungnya.

Ia mengatakan bahwa PFI menampilkan 68 karya foto dari 38 pewarta foto di Indonesia yang saat peristiwa bencana alam turun langsung mendokumentasikan bencana yang menelan ribuan korban tersebut.

3. Dampak bencana dari balik lensa

Wakil Bupati Tanah Datar menandatangani buku foto Prahara Pulau Emas (Foto: PFI Padang)
Wakil Bupati Tanah Datar menandatangani buku foto Prahara Pulau Emas (Foto: PFI Padang)

Sementara, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly yang membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa pengunjung bisa melihat secara detail dan merasakan bagaimana dampak dari bencana yang melanda.

"Tentu hal ini menimbulkan empati yang sangat dalam buat kita. Membuat kita lebih sadar lagi menjaga alam ini, baik kita di pemerintahan, swasta, dan masyarakat luas," katanya.

Melalui pameran foto tersebut, Fadly mengatakan akan menyadarkan semua pihak akan pentingnya menjaga alam. Dan juga, memperlihatkan bagaimana semangat gotong royong terbangun dalam situasi yang sulit.

"Kalau kita menjaga alam, alam itu juga menjaga kita. Mudah-mudahan melalui pameran foto ini kita menjadi lebih aware lagi untuk mencintai lingkungan. Dan pameran foto ini juga menampilkan semangat gotong royong, masyarakat saling bantu-membantu," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More