5 Film Indonesia Berlatar Budaya Sumatra Selatan, Ada Kisah Nyata

Sumatra Selatan merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menyimpan banyak keindahan alam juga keberagaman budaya dan sejarah. Nah, dengan kekayaan tersebut, gak heran lagi kalau berbagai film Indonesia yang mengambil latar di Sumatra Selatan banyak mendapat perhatian dari para penonton.
Selain tampilan sinematografinya yang memukau dan alur ceritanya yang menarik, film-film ini juga mampu menghadirkan pesona Sumsel ke layar kaca. Lantas, apa saja film Indonesia yang berlatar daerah Sumsel? Yuk, simak artikelnya sampai habis!
1. Pengejar Angin (2011)

Rilis pada tahun 2011, film Indonesia berjudul Pengejar Angin karya sutradara Hanung Bramantyo dan Hestu Saputra menjadi film layar lebar pertama yang mengambil latar tempat di Sumatera Selatan, tepatnya di Kabupaten Lahat. Dalam film ini, sejumlah aktris dan aktor senior seperti Lukman Sardi, Wanda Hamidah, Matias Muchus, Agus Kuncoro, Serta Qausar Harta Yudara juga turut mengambil bagian dalam proyek ini.
Film Pengejar Angin mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Dapunta yang berjuang dalam menggapai impiannya sebagai atlet lari profesional. Sayangnya, impian Dapunta tersebut ditentang oleh sang ayah yang merupakan seorang ketua bandit bajing loncat. Ayahnya ingin Dapunta melanjutkan pekerjaannya sebagai preman.
Namun, berkat kegigihannya dan semangat pantang menyerah dalam berlatih, Dapunta akhirnya mencapai impiannya hingga dijuluki sebagai Pengejar Angin oleh pelatihnya sebab ia menjadi pelari tercepat di kampung tersebut.
2. Ada Surga di Rumahmu (2015)

Bertema religi, film Ada Surga di Rumahmu yang rilis pada 2 April 2015 ini memiliki latar tempat yang sebagian besar berlokasi di Palembang, ibu kota Sumatera Selatan. Disutradarai oleh Aditya Gumay, film adaptasi novel karya ustaz Ahmad Al Habsyi ini dibintangi oleh Zee zee Shahab, Nina Septiani, Husein Alatas, Elma Theana, serta Khoirul Budi.
Ada Surga di Rumahmu menceritakan tentang kehidupan seorang Ramadhan yang sejak kecil bersikap nakal namun memiliki impian untuk sukses menjadi artis terkenal. Ia kemudian melanjutkan sekolah di pondok pesantren dengan perjuangan sang ayah yang menjual salah satu ginjalnya. Karena alasan tersebut, Ramadhan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik demi membahagiakan Abuya dan Uminya yang sedang stroke.
Disisi lain, ia bertemu Kirana, gadis yang ia kenal saat syuting film yang membuka peluang kesuksesannya untuk menjadi pendakwah terkenal. Namun, perkenalan Ramadhan dengan Kirana menorehkan luka cemburu pada Nayla yang merupakan sahabat Ramadhan sejak kecil.
3. Boundless love (2019)

Boundless love merupakan salah satu film hasil karya kolaborasi sineas Indonesia dan Tiongkok yang rilis pada tahun 2019. Diangkat dari kisah nyata, film yang juga dikenal dengan judul Cinta di Khatulistiwa ini menceritakan tentang kisah cinta seorang perawat Indonesia dengan seorang pria asal China yang memiliki perbedaan latar belakang budaya, agama, juga bahasa.
Film Boundless Love menampilkan sejumlah bintang ternama Tanah Air seperti Putri Ayudya, Ade Firman Hakim, Maryam Supraba, Ray Sahetapy, Nungki Kusumastuti serta Shen Hao, aktor asal China. Uniknya, film ini mengambil beberapa tempat di Indonesia sebagai seting lokasi, seperti Bandung, Kepulauan Seribu, Jakarta, kawasan Jababeka, juga Palembang Sumsel.
4. Koma, Berhenti Sebelum Mati (2024)

Koma, Berhenti Sebelum Mati menjadi salah satu film horor Indonesia yang mengambil latar dan seting cerita di provinsi Sumatera Selatan. Film ini menceritakan tentang akibat yang harus dihadapi oleh tiga pemuda yang melakukan aksi pencemaran di alam terbuka demi sebuah konten. Tidak hanya menampilkan misteri yang penuh ketegangan, film ini juga menghadirkan pesona keindahan kebun teh Gunung Dempo yang ada di Pagar Alam, Sumatera Selatan.
Film Koma, Berhenti Sebelum Mati yang rilis pada 24 Oktober 2024 ini dibintangi oleh Emilia Fernando Cortizo, Andi Viola, Robert Chaniago Timor dan Nadya Yasmin. Konflik dalam film ini terjadi saat ketiga pemuda tersebut mengalami koma setelah sosok hantu penunggu marah dan mencelakai mereka. Saat dalam kondisi koma, mereka memasuki alam lain dan mendapati berbagai teror aneh yang mengguncang mental mereka.
5. Dulmuluk Dulmalik (2024)

Terakhir, film Indonesia berjudul Dulmuluk Dulmalik yang rilis pada 12 September 2024 ini merupakan hasil garapan Smarandana Pro yang berkolaborasi dengan Pemprov Sumatera Selatan. Bahkan, Pj Gubernur Sumsel dan Kepala Dinas Pariwisata Sumsel juga turut membintangi film yang memiliki genre horor komedi ini.
Film Dulmuluk Dulmalik menceritakan tentang seorang ustaz asal Pagaralam bernama Dulmuluk yang pindah ke Palembang bersama cucunya, Dulmalik. Kepindahan mereka bertujuan untuk memulai hidup baru sekaligus membantu keponakannya, Ningmas, dalam menghadapi serangan dan teror dari hantu. Berbeda dari sebelumnya, dalam film ini, seluruh pemerannya menggunakan bahasa Palembang.
Adapun pemerannya merupakan bintang ternama Tanah Air. Diantaranya, Anwar Fuadi, Meriam Belina, Aty Cancer, Roy Marten, Tessa Kaunang, Bagas Ran, Diza Refengga, Dwi Yan, Qia Tiara, serta Pj Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni.
Nah, itu dia beberapa film Indonesia yang menjadikan provinsi Sumsel sebagai latar cerita. Tidak hanya menampilkan keindahan alam, film-film tersebut juga mengangkat kesenian budaya, bahasa, dan pesona Sumatera Selatan lainnya hingga bisa lebih dikenal secara luas. Dari daftar film di atas, adakah yang sudah kamu tonton?

















