Lahat, IDN Times - Kematian tragis SA (63), warga Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, membuat geram masyarakat setempat. Pasalnya, nyawa korban harus berakhir di tangan anak kandungnya sendiri, AF (23), karena pelaku kesal korban menolak memberikan uang yang akan digunakan untuk bermain judi online slot.
Mirisnya, jasad korban ditemukan tidak utuh dan terpisah dalam tiga karung berbeda, yang kemudian dikubur pelaku di tanah kebunnya. Hingga akhirnya kejahatan tersebut terbongkar dan jasad korban berhasil ditemukan pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.
Bagaimanakah kronologi kasus mutilasi yang dilakukan anak kandung terhadap ibunya di Lahat tersebut? Berikut IDN Times merangkumnya dalam lima fakta anak mutilasi ibu di Lahat yang dipicu judi slot.
