Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Sebab Pasokan Susu UHT di Palembang Langka, Ada Masalah Distribusi

3 Sebab Pasokan Susu UHT di Palembang Langka, Ada Masalah Distribusi
ilustrasi susu UHT (pixabay.com/alexas_fotos)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Disdag Palembang menjelaskan kelangkaan susu UHT disebabkan masalah distribusi dan lonjakan permintaan, bukan semata karena program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
  • Keterlambatan pengiriman dari pabrik di Bandung terjadi akibat hambatan di Pelabuhan Merak–Bakauheni selama arus mudik dan balik Idul Fitri.
  • Pihak ekspedisi memprioritaskan produk cepat rusak seperti cabai dan bawang, sehingga pengiriman susu UHT tertunda dan stok menipis di pasaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Kepala Bidang Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Palembang, Elsa Noviani, menyampaikan bahwa ada beberapa sebab ketersediaan susu UHT (Ultra-High Temperature) di pasaran mengalami kelangkaan pasokan.

"Langka ini karena adanya masalah dalam distribusi," kata dia, Jumat (10/4/2026).

1. Kelangkaan susu UHT karena permintaan tinggi

Ilustrasi proses pembuatan susu UHT (Shutterstock/Itsanan)
Ilustrasi proses pembuatan susu UHT (Shutterstock/Itsanan)

Selain distribusi, setidaknya ada tiga faktor lain yang menyebabkan stok di pasar sedikit. Namun, kata Elsa, mengenai isu susu UHT yang langka karena pengaruh program Makanan Bergizi Gratis (MBG), ia menegaskan bahwa pasokan yang tak banyak juga karena permintaan tinggi.

Tetapi ia tidak menyampaikan secara khusus kekosongan pasokan di pasar karena keberlangsungan program MBG.

"Selain dari masalah distribusi, kelangkaan produk juga karena adanya lonjakan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan," jelasnya.

2. Arus mudik lebaran disebut jadi faktor pengiriman susu UHT terhambat

ilustrasi susu UHT
ilustrasi susu UHT (vecteezy.com/ IVAN SVIATKOVSKYI)

Elsa mengaku kelangkaan produk susu UHT di Palembang sudah berlangsung sejak dua pekan yang lalu. Faktor utama kondisi ini adalah karena Palembang mengalami keterlambatan penyaluran.

Berdasarkan pengecekan dan peninjauan Disdag Palembang pada sejumlah distributor, informasi yang diterima, bahwa mekanisme pengiriman dari pabrik asal terhambat dan membutuhkan waktu.

"Jadi karena adanya keterlambatan pendistribusian dari pabrik yang berada di Bandung, terdapat hambatan di pelabuhan Merak Bakauheni saat momen arus mudik dan balik Idul Fitri," kata Elsa.

3. Sebut pengiriman susu UHT dari pabrik ditunda

ilustrasi susu UHT
ilustrasi susu UHT (pixabay.com/mac231)

Pengiriman susu UHT yang terlambat jelas dia, karena pihak ekspedisi memprioritaskan pengiriman produk makanan dan minuman yang dinilai memiliki kedaluwarsa lebih cepat. Sehingga barang kering dengan masa kedaluwarsa lebih lama ditunda pengirimannya, seperti susu UHT.

"Jadi pengirimannya ditunda dengan mendahulukan produk yang mudah rusak seperti cabai, bawang dan sejenisnya," jelasnya.

4. Pedagang kopi naikkan harga jual imbas susu UHT langka

Stok susu UHT di Pontianak menghilang
Stok susu UHT di Pontianak menghilang. (IDN Times/Teri).

Sebelumnya, keluhan kelangkaan susu UHT banyak disampaikan pedagang minuman, terutama pemilik coffee shop. Salah satu pedagang yang merasakan stok susu UHT sedikit, yakni Dion, yang merupakan mitra UMKM milik BAZNAS Kota Palembang.

Dion mengaku, untuk mendapatkan susu UHT harus keliling ke berbagai toko dan untuk mengatasi masalah kelangkaan produk tersebut pihaknya mengakali dengan mengganti ke produk susu oat.

"Susah sekali. Bahkan sampai ke agen langganan masih kosong sekarang. Jadinya beli susu oat, tapi karena jenis susu ini lebih tinggi harganya daripada susu UHT, kita menaikkan harga beberapa ribu dari harga biasa. Misal harga minuman Rp23 ribu, jadi Rp25 ribu," jelas dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More