Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BI Sumsel Ungkap Sebab Harga Emas Palembang Koreksi di April 2026

BI Sumsel Ungkap Sebab Harga Emas Palembang Koreksi di April 2026
Perhiasan emas. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Harga emas di Palembang terkoreksi pada April 2026 akibat aksi taking profit investor setelah kenaikan harga di bulan sebelumnya.
  • Penurunan harga emas berkontribusi terhadap deflasi Sumsel sebesar 0,04 persen mtm, dengan penurunan terbesar pada komoditas emas perhiasan senilai 0,14 persen.
  • Inflasi Sumsel turun menjadi 1,63 persen dan mencerminkan stabilitas harga serta efektivitas pengendalian inflasi yang memperkuat daya beli masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Kepala Kantor Wilayah Bank Indonesia Sumatra Selatan (BI Sumsel), Bambang Pramono, mengungkapkan, kondisi pergerakan harga emas Palembang pada April 2026 mengalami tren melandai. Koreksi harga itu dipengaruhi faktor fenomena taking profit.

"Koreksi harga emas sejalan dengan aksi ambil untung (taking profit) dari investor pasca kenaikan harga sebelumnya (pada Maret 2026)," ujarnya dikutip, Rabu (6/5/2026).

1. Penurunan harga emas sumbang deflasi Sumsel 0,14 persen

ilustrasi perhiasan emas
ilustrasi perhiasan emas (freepik.com/jannoon028)

Penurunan harga emas, kata Bambang, turut berdampak pada nilai deflasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Sumsel mengalami penurunan harga komoditas rata-rata hingga 0,04 persen month-to-month (mtm).

"Secara bulanan, deflasi utama didorong penurunan harga sejumlah komoditas utama, khususnya emas perhiasan senilai 0,14 persen," kata dia.

2. Inflasi Sumsel turun signifikan di bawah angka nasional

ilustrasi perhiasan emas (pexels.com/Anastasia Shuraeva)
ilustrasi perhiasan emas (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

Sementara dilihat dari nilai inflasi pada April 2026, Sumsel mencatatkan inflasi 1,63 persen secara bulanan. Angka itu berbalik dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,09 persen.

"Inflasi turun signifikan dari dan berada di bawah inflasi nasional," jelasnya.

3. Inflasi Mei diprediksi meningkat secara terbatas

ilustrasi perhiasan emas (pexels.com/Goran Vrakela)
ilustrasi perhiasan emas (pexels.com/Goran Vrakela)

Lebih lanjut kata Bambang, penurunan nilai inflasi jadi cermin positif bagi pergerakan ekonomi daerah. Capaian ini katanya, mencerminkan terjaganya stabilitas harga serta efektivitas sinergi pengendalian inflasi di Sumsel.

"Kondisi ini memberikan ruang daya beli yang lebih baik bagi masyarakat. Ke depan, tekanan inflasi pada Mei 2026 diprakirakan meningkat secara terbatas," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More