Palembang, IDN Times - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) menghadapi kendala terbatasnya sumber air. Sejumlah embung mulai mengering, sementara angin kencang membuat api lebih cepat menyebar di wilayah yang sulit dijangkau tim darat.
Kondisi tersebut membuat Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Sumsel meminta dukungan pemerintah pusat berupa alat berat untuk memperkuat upaya pemadaman sekaligus penyekatan kanal di kawasan rawan terbakar.
“Selain itu, kami juga meminta penguatan kanal dan sumber air. Karena kebakaran ini, embung yang ada sudah mengering. Angin sangat kencang membuat api cepat menyebar,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, Iqbal Alisjahbana, dalam rapat penanganan karhutla bersama Presiden Prabowo Subianto, Senin (24/8/2026).
