Palembang, IDN Times - Ratusan warga Tegal Binangun mendatangi Kantor Gubernur Sumsel untuk menuntut kejelasan tapal batas di wilayahnya. Para pendemo meminta pemerintah menjawab aspirasi masyarakat Tegal Binangun untuk masuk dalam wilayah administrasi kota Palembang.
Ketua Forum Masyarakat Sasana Patra Abadi Bersatu (FM-TSPPAB), Suhardi Suhai menuturkan, perjuangan warganya untuk masuk ke Palembang sudah dilakukan sejak 2014 silam. Namun tak seluruh warga terakomodir lantaran hanya 20 RT dari 29 RT yang bisa diterima dalam peralihan tapal batas.
"Kami datang ke sini untuk meminta Gubernur Sumsel Herman Deru selaku kepala daerah memfasilitasi pertemuan Bupati Banyuasin dan Wali Kota Palembang, agar ada kesepakatan di antara keduanya," ungkap Suhardi, Rabu (26/7/2023).
