Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sumbar Terancam Gempa Berkekuatan 8,9 Magnitudo

Sumbar Terancam Gempa Berkekuatan 8,9 Magnitudo
Gempa yang terjadi di Pasaman (Foto: BMKG)
Intinya Sih
  • Gempa besar diprediksi akan mengguncang Sumatra Barat akibat segmen Megathrust
  • Waktu golden untuk menyelamatkan diri dari tsunami berkisar 20-30 menit di sebagian wilayah, namun kurang dari 10 menit di Kabupaten Kepulauan Mentawai
  • BMKG bersama BPBD dan LSM memberikan edukasi tentang pentingnya memahami rantai peringatan dini tsunami dan melakukan evakuasi setelah peringatan dini 4
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Padang, IDN Times - Badan Metereologi, Krimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Geofisika Padang Panjang memprediksi gempa besar akan mengguncang Sumatra Barat akibat segmen Megatrust.

"Hal yang patut diwaspadai adalah patahan Megathrust yang diperkirakan dapat memicu gempa berkekuatan magnitudo 8,9 disertai gelombang tsunami," katanya.

Menurutnya, segmen megatrust tersebut akan mengancam masyarakat yang berada di wilayah pesisir Sumatera Barat dan Kepulauan Mentawai.

1. Golden time di Mentawai

Peta Sumatra Barat (Foto: IDN Times)
Peta Sumatra Barat (Foto: IDN Times)

Suaidi mengungkapkan, jika gempa tersebut terjadi, masyarakat yang ada di Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Pesisir Selatan masih bisa mendapatkan waktu yang cukup panjang untuk menyelamatkan diri.

"Golden time untuk beberapa wilayah tersebut diperkirakan berkisar 20 hingga 30 menit sebelum terjadi gelombang tsunami," katanya.

Tetapi, untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai menurut Suaidi memiliki golden time yang lebih sedikit. Menurutnya, waktu sebelum terjangan tsunami diperkirakan kurang dari 10 menit.

2. Edukasi untuk masyarakat

Titik episentrum gempa di Sumbar (Foto: BMKG)
Titik episentrum gempa di Sumbar (Foto: BMKG)

Menyikapi hal itu, BMKG bersama BPBD dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang kebencanaan memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya memahami rantai peringatan dini dari BMKG.

"Ketika masyarakat menerima peringatan dini tsunami, maka harus menjalankan arahan BMKG sesuai informasi yang disampaikan. Untuk peringatan 1 berisikan informasi parameter dan lokasi potensi tsunami," katanya.

Kemudian peringatan dini 2 memverifikasi tinggi gelombang tsunami. Selanjutnya peringatan dini 3 tentang pembaharuan data dan peringatan dini 4 berisi tentang pengakhiran peringatan dini tsunami.

"Setelah peringatan dini 4 kita keluarkan maka teman-teman TNI, Polri dan BPBD selanjutnya melakukan evakuasi," katanya.

3. Potensi gempa di 4 segmen lainnya

Titik episentrum gempa di Sumatra Barat (Foto: BMKG)
Titik episentrum gempa di Sumatra Barat (Foto: BMKG)

Selain megatrust, Suaidi mengungkapkan terdapat empat segmen utama lainnya yang dapat memicu gempa magnitudo 6 hingga 7,4 di Provinsi Sumatra Barat.

"Khusus untuk wilayah Sumatera Barat ada lima segmen yang dilalui yakni segmen Barumun, Angkola, Sianok, Sumani dan Suliti dengan potensi ancaman 6 hingga 7,4 magnitudo," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Halbert Caniago
EditorHalbert Caniago
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More