Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

RSMH Palembang Terima 2 Vial Obat Gagal Ginjal dari Jepang

Kota Palembang
RSMH Palembang Terima 2 Vial Obat Gagal Ginjal dari Jepang
Ilustrasi penyakit gagal ginjal akut misterius. IDN Times/ istimewa
Share Article

Palembang, IDN Times - Dinas Kesehatan Sumatra Selatan (Dinkes Sumsel) menerima laporan distribusi obat gagal ginjal akut bagi anak sudah dikirim Kementerian Kesehatan (Kemekes) ke rumah sakit rujukan, yakni Rumah Sakit Umum Pusat Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

"Obatnya sudah didistribusikan langsung ke rumah sakit umum dan telah diterima," ujar Kepala Dinkes Sumsel, Trisnawarman, Kamis (3/11/2022).

  1. 1. Distribusi obat gagal ginjal ke rumah sakit rujukan terbatas

    ilustrasi obat-obatan (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi obat-obatan (IDN Times/Aditya Pratama)

    Distribusi obat gagal ginjal dari Kemenkes didatangkan dari Jepang sebagai donasi dari PT Takeda Indonesia. Seluruh vial dikirim langsung ke rumah sakit rujukan di Indonesia.

    "Karena terbatas dan dibagi-bagi, kita hanya mendapatkan obatnya dua vial," kata dia.

  2. 2. Pasien gagal ginjal masih dirawat di RSMH Palembang

    Ilustrasi penyakit gagal ginjal akut misterius. IDN Times/ istimewa
    Ilustrasi penyakit gagal ginjal akut misterius. IDN Times/ istimewa

    Menurut Dokter Spesialis Anak bagian Nefrologi RSMH Palembang, Eka Intan, vial obat gagal ginjal yang diterima rumah sakit dihitung berdasarkan jumlah pasien aktif rawat inap.

    "Ada dua vial yang dikirim Kemenkes kepada kami. Satu vial untuk satu pasien, karena saat ini masih ada dua pasien yang dirawat," jelasnya.

  3. 3. RSMH Palembang sudah mendapatkan obat sejak 1 November 2022

    ilustrasi obat-obatan (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi obat-obatan (IDN Times/Aditya Pratama)

    Pasokan obat gagal ginjal yang dikirimkan ke semua rumah sakit rujukan gagal ginjal mencapai 200 vial injeksi, dan distribusi obat dilakukan bergilir sejak Sabtu (29/10/2022).

    "RSMH Palembang sudah terima obatnya sejak Selasa (1/11/2022) kemarin," kata Eka.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More