Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pria Bertopi Palak Turis Lokal di Jembatan Ampera
Pemalakan di Ampera (Dok: Palembang.update)
  • Seorang pria viral karena melakukan pemalakan terhadap turis lokal di Jembatan Ampera.
  • Kasat Reskrim Palembang telah kantongi identitas pelaku dan memerintahkan tim Opsnal untuk menyisirnya.
  • Pelaku memaksa meminta uang hingga korban meninggalkan tempat, polisi meminta pelaku menyerahkan diri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Seorang pria viral di media sosial karena melakukan pemalakan terhadap turis lokal di atas Jembatan Ampera. Diduga ada ancaman yang diberikan kepada wisatawan, terlihat dari video beredar kurang dari satu menit yang diunggah akun Instagram @palembang.update, Sabtu (13/1/2024).

Di dalam video terlihat jelas seorang pria mengenakan jaket jeans biru, topi, dan celana panjang mengejar ibu-ibu mengenakan baju gamis warna hitam serta jilbab pink.

"Kita sudah kantongi identitas terduga pelaku," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah, Senin (15/1/2024).

1. Pelaku keburu kabur saat akan ditangkap

Ilustrasi pemalakan (IDN Times/Aditya Pratama)

Haris menjelaskan, dirinya telah memerintahkan tim Opsnal Unit Pidum, Tim Tekab dan Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang untuk menyisir terduga pelaku. Penggerebekan sudah sempat dilakukan namun polisi belum berhasil menahannya.

"Tempat persembunyiannya sudah kita gerebek, namun hasilnya masih nihil. Pelaku keburu kabur sebelum kita datang," jelas dia.

2. Pelaku diminta menyerahkan diri

ilustrasi garis polisi(IDN Times/Arief Rahmat)

Korban bersama tour guide-nya melakukan kunjungan ke ikon Kota Palembang Ampera. Saat itu, pelaku terlihat memaksa meminta uang kepada korban hingga korban meninggalkan tempat tersebut.

"Kita harapkan kepada pelaku agar segera menyerahkan diri," jelas dia.

3. Polisi akan tindak tegas jika pelaku melakukan perlawanan

Ilustrasi garis polisi. (pexels.com/kat wilcox)

Haris pun meminta kepada pelaku dan keluarganya segera menyerahkan diri. Pihaknya bahkan tak segan akan menindak pelaku dengan tegas.

"Kepada anggota keluarganya agar bisa menyerahkan pelaku dengan baik-baik. Kita tidak segan-segan memberikan tindakan tegas, apalagi sudah mengancam keselamatan anggota kita," tutup dia.

Editorial Team

Related Article