Pemprov Sumsel Efisienkan Anggaran Perjalanan Dinas 2025

Palembang, IDN Times - Pemerintah Sumatra Selatan (Sumsel) akan melakukan evaluasi terhadap anggaran perjalanan dinas yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Langkah ini dilakukan pemprov untuk mengurangi anggaran yang tidak penting, sesuai arahan presiden RI Prabowo Subianto.
"Evaluasi mengenai anggaran perjalanan dinas ini akan dilakukan dalam satu pekan ke depan diseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," ungkap Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, Selasa (7/1/2025).
1. Lakukan efisiensi anggaran perjadin

Elen mengungkapkan, beberapa perjalanan dinas yang nantinya tidak masuk dalam agenda penting akan dihentikan. Dana yang ada akan dialihkan untuk mendukung program lain yang lebih langsung berdampak ke masyarakat.
"Kami berharap dapat mengetahui berapa persen penghematan yang bisa diperoleh dari perjalanan dinas ini. Penghematan tersebut akan dialihkan untuk mendukung program yang lebih bermanfaat," jelas dia.
2. Gubernur intruksikan pengalihan anggaran antar OPD

Elen mengatakan, jika penghematan yang ada diharapkan mampu menyerap anggaran hingga 50 persen dari perjalanan dinas. Nantinya setiap OPD daat melakukan penghematan di masing-masing instansi agar kegiatan dapat berlangsung efektif.
"Beberapa OPD memang membutuhkan perjalanan dinas yang tinggi untuk menjalankan tugasnya. Tetapi ada juga OPD yang bisa mengalihkan anggarannya untuk kegiatan yang lebih efisien dan tidak perlu melakukan perjalanan dinas," jelas dia.
3. Pemprov berikan stimulus bagi masyarakat

Dirinya berharap dengan penghematan ini pemerintah daerah dapat mengalihkan APBD ke program besar pemerintah pusat. Bahkan, untuk di tahun 2025 akan ada penghematan dan upaya pemerintah dalam memberikan stimulus pajak agar membantu ekonomi masyarakat.
"Melalui kebijakan ini, pemerintah provinsi berharap dapat menjaga stabilitas ekonomi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan kewajiban perpajakannya," jelas dia.



















