Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pegawai Koperasi Dipukul dengan Besi Sebelum Dicor Oleh Pelaku
Foto korban Anton semasa hidup (Dok: istimewa)
  • Tiga pelaku membunuh pegawai koperasi di Palembang dengan cara dipukul menggunakan besi.
  • Dua pelaku yang merupakan rekan debitur datang sebagai pelanggan dan merencanakan pembunuhan, dibantu oleh pemilik ruko tempat usaha.
  • Jasad korban diseret, dicor dengan semen, dan dikubur di belakang ruko. Polisi masih mengejar dua pelaku lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Seorang penagih utang sebagai karyawan koperasi simpan pinjam bernama Anton Eka Saputra tewas secara mengenaskan di sebuah distro Palembang. Korban dipukul menggunakan besi.

Polisi menyebut ada tiga orang yang terlibat dalam kasus ini. Korban diserang tanpa sadar dari belakang hingga meregang nyawa.

"Korban dibunuh saat datang ke sana (TKP). Ketika terjadi perbincangan antara korban dan debitur, korban dipukul dari belakang," ungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, Rabu (26/6/2024).

1. Pemilik ruko sebagai otak pembunuhan

TKP pembunuhan di Palembang (Dok: istimewa)

Harryo menuturkan, dua orang pelaku yang diketahui rekan debitur datang sebagai pelanggan ingin berbelanja. Hal ini tak diketahui korban jika para pelaku telah merencanakan pembunuhan.

Pemilik ruko yang juga memiliki tempat usaha diduga menjadi otak pembunuhan tersebut. Harryo mengatakan jika timnya sedang bergerak melakukan penangkapan.

"Tersangka utamanya adalah debitur korban yang masih kita kejar," jelas dia.

2. Korban dicor setelah di kubur

TKP pembunuhan di Palembang (Dok: istimewa)

Setelah korban meregang nyawa, jasadnya diseret oleh para pelaku untuk dibawa ke belakang ruko dan dikubur. Agar menyamarkan aksinya, pelaku mencor jasad korban menggunakan semen.

"Kita berdoa bersama-sama semoga dalam waktu dekat semua pelakunya tertangkap, sehingga bisa menyempurnakan penyelidikan tindak pidana ini," ungkap dia.

3. Polisi buru dua pelaku yang belum tertangkap

Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Polisi sempat kesulitan masuk ke ruko yang digunakan sebagai distro tersebut lantaran pemiliknya kabur. Total ada dua pelaku lain yang masih dikejar oleh polisi.

"Pemeriksaan secara maraton terhadap satu pelaku masih kami lakukan," tutup dia.

Editorial Team

Related Article