Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PDI Perjuangan Sumbar Ajak 3 Partai Berkoalisi di Pilkada Padang
Logo PDI Perjuangan.Website
  • PDI Perjuangan Sumbar gandeng PPP, PKB, dan Partai Ummat untuk koalisi Pilkada Padang
  • Bergabungnya tiga partai tersebut memenuhi syarat kursi di DPRD sebanyak 10 kursi
  • PKB akan membuka penjaringan bakal calon dengan kriteria elektabilitas dan potensi memenangkan Pilkada Padang
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumatra Barat (Sumbar) menggandeng tiga partai lainnya untuk berkoalisi untuk memenangkan pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang. Deklarasi koalisi pun sudah dilaksanakan pada Sabtu (1/6/2024) di Mercure Hotel

Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Padang, Albert Hendra Lukman, menyebut ketiga partai yang bergabung dalam koalisi ini yakni PPP, PKB dan Partai Ummat.

"Kita bersepakat berkoalisi untuk memenangkan Pilkada Padang. Nama koalisi ini Kebangkitan Perjuangan Persatuan Ummat,"kata Albert Hendra Lukman, Sabtu (1/6/2024).

1. Koalisi memenuhi kuota 10 kursi

ilustrasi kursi (pexels.com/Ksenia Chernaya)

Albert Hendra Lukman bilang l bergabungnya PPP, PKB dan Partai Ummat maka maka total peroleh kursi di DPRD telah memenuhi syarat sebanyak 10 kursi.

"Dari batas minimal 9 kursi untuk mengusung calon, kita sudah punya 10 kursi," ujar Albert.

2. Proses penjaringan segera dilakukan

Deklarasi Koalisi Kebangkitan Perjuangan Persatuan Ummat di Padang. Doc. IDN Times

Ketua PKB kota Padang, Yusri Latief menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya tetap akan membuka penjaringan bakal calon. Meski bakal calon sudah mendaftar sebelumnya di masing-masing partai, namun mereka diminta kembali untuk melakukan pendaftaran ulang.

"Sekarang kursi sudah lengkap dan langsung bisa daftar ke KPU Padang," kata kata Yusri.

3. Bakal calon harus punya elektabilitas dan potensi menang

www.istockfoto.com

Menurut Yusri, kriteria penentuan bakal calon yang akan didaftarkan ke KPU minimal harus memiliki elektabilitas dan punya potensi memenangkan pertarungan di Pilkada Padang.

"Elektabilitas mereka harus diuji dulu lewat survei. Mereka yang terbaik akan kita daftarkan ke KPU," ujar Yusri.

Sebelumnya, sejumlah nama mencuat untuk bertarung bursa pemilihan Walikota Padang. Sebut saja ada calon petahana Hendri Septa, kota Ekos Albar (PAN), Fadly Amran, Ketua (Nasdem).

Lalu ada Hidayat, Desrio Putra, Syafrial Kani dari Gerindra. Muhammad Ikbal, Muharlion, Khairul Ikhwan dari PKS. Dan, muncul nama dari non parpol seperti Miko Kamal, Alkudri dan Sovia Lorent.

Editorial Team

Related Article