Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pasutri di Banyuasin Jadi Korban Perampokan, Uang dan Emas Raib
Ilustrasi penusukan (IDN Times/Mia Amalia)

Banyuasin, IDN Times - Pasangan suami istri bernama Watiman alias Kuwat dan Toyah warga Desa Mekar Sari, Muara Telang, Banyuasin menjadi korban aksi perampokan. Rumah mereka disatroni delapan perampok yang berhasil membawa kabur uang Rp80 juta dan emas sebanyak dua suku.

Kejadian perampokan itu sendiri membuat heboh masyarakat lantaran terjadi pada, Senin (3/2/2025) dini hari. Kapolsek Muara Telang, Iptu Thomas membenarkan perampokan tersebut dan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Sejauh ini masih dalam tahap penyelidikan," ungkap Iptu Thomas.

1. Polisi masih dalami kasus perampokan yang terjadi

Korban perampokan Watiman saat dievakuasi warga ke puskesmas setempat (Dok: Polsek Muara Telang)

Aksi perampokan itu membuat korban Watiman mengalami luka parah akibat dibacok oleh para pelaku di bagian kepala menggunakan arit. Tak hanya membacok, para pelaku juga memukul korban dengan besi dan menusuk dengan sajam pada bagian paha.

Sedangkan korban Toyah hanya menderita luka lecet di bagian kening. Para pelaku berhasil membawa uang sekaligus sembako milik korban.

"Saat ini tim sudah di lokasi melakukan olah TKP. Kami pastikan kasus ini murni perampokan," jelas dia.

2. Korban Watiman dilarikan ke Palembang

Lokasi rumah yang menjadi lokasi permpokan (Dok: Polsek Muara Telang)

Senada, kepala Dusun Mekar Sari Sobri membenarkan kejadian perampokan yang menimpa warganya. Kejadian perampokan tersebut, diduga dilakukan oleh gerombolan pelaku sebanyak delapan orang. Menurutnya, usai kejadian korban Watiman langsung dibawa warga untuk menjalani pertolongan pertama di puskesmas setempat.

"Saat ini korban sudah dibawa ke RS di Palembang untuk menjalani perawatan," jelas Sobri.

3. Camat benarkan ada perampokan

Lokasi rumah yang menjadi lokasi permpokan (Dok: Polsek Muara Telang)

Hal serupa disampaikan Plt Camat Muara Telang Tulus, yang membenarkan kejadian tersebut. Saat warga melakukan evakuasi, korban Watiman diketahui dalam keadaan terikat.

Editorial Team

Related Article