Palembang Memanas, Gedung DPRD Sumsel-Pos Polisi Dibakar Sekelompok Orang

- Puluhan remaja ditangkap pasca aksi perusakan membakar pos polisi dan Kantor DPRD Sumsel.
- Mobil patroli dan fasilitas di lingkungan DPRD Sumsel juga diserang oleh massa.
- Aparat kepolisian berhasil mengamankan puluhan remaja yang diduga terlibat dalam kerusuhan tersebut.
Palembang, IDN Times - Palembang mulai memanas. Sekelompok orang melakukan pembakaran di Gedung DPRD Sumatra Selatan dan pos polisi pada Minggu (31/8/2025) dini hari sekitar pukul 02.00.
Dalam video yang beredar, tampak ratusan masa yang diduga dari kelompok motor dan anggota balap liar menggelar aksi kericuhan di Kawasan Jalan POM IX hingga pos polisi simpang lima di kawasan Markas Ditlantas Polda Sumsel. Area tersebut jadi sasaran amuk massa mulai 02:35 WIB.
1. Sebanyak 42 orang diamankan yang diduga rombongan pelaku balap liar

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi mengatakan, sudah ada puluhan remaja yang ditangkap pasca aksi perusakan yang mereka lakukan dini hari tadi. Puluhan orang tersebut sudah diamankan aparat kepolisian setelah diduga terlibat dalam pembakaran dua unit pos polisi.
"Ada 42 orang (diamankan)," ujarnya.
2. Mobil patroli Ditlantas Polda Sumsel dibakar

Tak hanya pos polisi dan Kantor DPRD Sumsel yang diserang, sebuah mobil patroli yang terparkir di depan Ditlantas Polda Sumsel juga menjadi sasaran amuk massa. Saat ini, aparat masih terus memantau lokasi kejadian dan mencari remaja lain yang diduga menjadi oknum pembakaran di Kawasan Simpang Lima DPRD Provinsi.
Ketika peristiwa terjadi, aparat kepolisian dibantu personel TNI Kodam II Sriwijaya langsung terjun ke lapangan mengendalikan situasi. Tim Jatanras Polda Sumsel juga bergerak cepat dan berhasil mengamankan puluhan remaja yang diduga terlibat.
3. Kondisi gedung DPRD Sumsel masih aman

Plt Kepala Bagian Humas & Protokol DPRD Sumsel, Muhammad Fakhri Azhar, membenarkan adanya kerusakan pada sejumlah fasilitas di lingkungan DPRD Sumsel akibat aksi massa tersebut.
Memang ada beberapa fasilitas yang dirusak, namun kondisi gedung DPRD secara keseluruhan masih aman. Saat ini situasi sudah kondusif dan dijaga ketat oleh aparat kepolisian,” kata dia.