Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Nenek di OKI Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Korban Perampokan
Polisi saat melakukan olah TKP pembunuhan di Lempuing OKI. (Dok. Polsek Lempuing)
  • Siti Rokayah alias Oyo (70) ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, diduga menjadi korban perampokan dengan harta benda hilang dan masih ada senjata tajam di tubuhnya.
  • Korban pertama kali diketahui dalam kondisi terluka oleh anaknya, setelah mencurigai ketidakhadiran ibunya sejak sahur hingga siang hari.
  • Barang berharga berupa emas perhiasan hilang dari kamar korban yang ditemukan dalam keadaan berantakan, sementara polisi sedang melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ogan Komering Ilir, IDN Times - Siti Rokayah alias Oyo (70) ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya yang berada di Desa Cahaya Maju, Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (7/3/2025). 

Korban ditemukan oleh anaknya dalam kondisi masih bersimbah darah dan masih ada senjata tajam di tubuh korban. Diduga baru saja terjadi perampokan karena harta benda korban hilang dari kamarnya.

1. Korban tak kunjung keluar rumah saat sahur

Ilustrasi meninggal dunia. (IDN Times/Mardya Shakti)

Kapolsek Lempuing, AKP Usman Gumanti mengatakan, peristiwa dugaan perampokan itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Pertama kali kondisi korban diketahui oleh saksi Misri yang merupakan anak korban.

Saat itu Misri hendak mencari ibunya yang berada di rumahnya. Lalu saksi curiga karena dari waktu sahur sekira pukul 03.00 WIB, pada saat akan dibangunkan makan sahur dengan cara dipanggil-panggil korban tak kunjung bangun. 

"Korban ini sudah panggil beberapa kali di rumahnya namun tetap tidak menjawab. Sampai jam 2 siang korban tak kunjung keluar rumah, lalu anak korban melihat pintu jendela depan telah terbuka," ungkapnya, Sabtu (8/3/2025).

2. Masih ada pisau tertancap di tubuh korban

Ilustrasi kasus pembunuhan. (IDN Times/Sukma Shakti)

Selanjutnya saksi masuk dari jendela tersebut dan mendapatkan korban telah terlungkup di kamarnya dengan banyak mengeluarkan darah. Saksi juga melihat ada pisau di tubuh ibunya. Saat dicek, barang berharga berupa emas perhiasan sebanyak 4 suku sudah hilang.

"Korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa. Anggota kami langsung mendatangi TKP, lalu membawa korban ke Puskesmas Tugu Mulyo untuk mengetahui akibat dari kematian korban," jelas Usman. 

3. Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi

Ilustrasi TKP. (IDN Times/Aditya Pratama)

Sedangkan di lokasi kejadian, anggota langsung mencari saksi-saksi dan juga barang bukti. Setelah dicek di dalam rumah, di dalam kamar khususnya semua barang-barang berantakan. 

"Sekarang anggota sedang proses lidik pelakunya. Mengenai jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang guna dilakukan autopsi," ujar kapolsek.

Curated For You

Editorial Team

Related Article