Cucu ODGJ Diduga Ngamuk dan Bakar Nenek Hingga Meninggal

- Maria Then Sui, 89 tahun, meninggal setelah mengalami luka bakar sekitar 90 persen dalam insiden di rumahnya di Sukarami, Palembang, Jumat pagi.
- Keluarga menduga cucunya, MI (27), datang sambil marah lalu melempar botol berisi Pertalite ke arah Maria yang sedang memasak di dapur.
- Polsek Sukarami menangani kasus ini setelah menerima laporan; MI yang disebut memiliki riwayat gangguan jiwa dibawa ke RS Ernaldi Bahar untuk pemeriksaan lanjut.
Palembang, IDN Times - Tangis keluarga pecah di rumah duka Jalan Batujajar KM 7, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang. Maria Then Sui, perempuan lanjut usia berusia 89 tahun, meninggal dunia setelah tubuhnya terbakar dalam insiden di rumahnya, Jumat (28/8/2026) pagi.
Keluarga menduga Maria menjadi korban aksi cucunya, MI (27) yang datang dan menyiramkan bahan bakar minyak (BBM) ke tubuhnya. MI diduga mengalami gangguan jiwa atau orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).
“Dia (MI) memang ada riwayat gangguan jiwa. Sempat dibawa ke Polsek Sukarami tapi sepertinya sudah dibawa ke RS Ernaldi Bahar,” ungkap anak korban Chen Chen Agustina (47), Sabtu (29/8/2026).
1. Pelaku datang dan marah

Ilustrasi meninggal dunia. (IDN Times/Mardya Shakti) Chen Chen menerangkan, pagi itu aktivitas di rumah masih berjalan seperti biasa. Maria sedang memasak di dapur, sementara salah satu anggota keluarga berada di kamar mandi.
Situasi berubah ketika MI datang sambil marah-marah. Menurut Chen Chen, MI melemparkan botol berisi Pertalite ke arah Maria. “Ibu saya lagi di dapur, lagi menggoreng gorengan. Kakak saya ada di kamar mandi. MI datang sambil marah-marah,” jelasnya.
2. Maria terbakar dan tergeletak di lantai

Ilustrasi meninggal (IDN Times/Sukma) Chen Chen mengaku kaget dan sempat mematikan kompor yang berada di Maria. Dirinya langsung membangunkan anggota keluarga yang lain. Saat kembali, ia mendapati api telah menyambar tubuh Maria yang tergeletak di lantai.
“Saya kaget dan langsung buka pakaian ibu karena api sudah membakar tubuhnya sampai rambut habis. Saya teriak minta bantuan warga,” bebernya.
3. Meninggal dengan 90 persen luka bakar

Ilustrasi meninggal (IDN Times/Mia Amalia) Maria dibawa ke rumah sakit dengan kondisi luka bakar sekitar 90 persen. Setelah beberapa jam mendapat perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB. Jenazah Maria kini masih disemayamkan di rumah duka. Sejumlah keluarga dan warga berdatangan memberikan penghormatan terakhir.
Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyanto membenarkan adanya peristiwa pembakaran tersebut. Menurutnya, polisi mendapat laporan melalui layanan 110 dan mendatangi TKP.
“Sesampainya di TKP, polisi mendapati bagian belakang rumah sudah dalam keadaan terbakar,” jelasnya.
MI saat ini sudah dibawa ke RS Ernaldi Bahar Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Kasus ini masih ditangani oleh Polsek Sukarami Palembang,” jelasnya.

















