Prabumulih, IDN Times - Kasus penyiraman cairan air keras atau asam sulfat (cuka para) terhadap AP, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Puskesmas Prabumulih Barat kini terus bergulir. Pelaku merupakan YS, suami korban yang masih kabur usai menyerang istrinya.
Belakangan diketahui jika kehidupan rumah tangga antara korban dengan pelaku sudah tak harmonis lagi. Hal ini diungkapkan anak korban saat melaporkan peristiwa Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di SPKT Kapolres Prabumulih.
