Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kloter 1 Embarkasi Palembang Mulai Ke Makkah, PPIH Siapkan Bus Khusus
Sebanyak 370 jemaah haji Kloter 1 Embarkasi Palembang asal OKU Timur mulai bergerak ke Makkah. (Dok. Kemenag Sumsel)
  • 370 jemaah haji Kloter 1 Embarkasi Palembang berangkat dari Madinah ke Makkah
  • Perjalanan darat membutuhkan waktu sekitar 6-7 jam dengan bus khusus dan persiapan kain ihram
  • Petugas menyediakan bus dengan spesifikasi khusus, termasuk layanan inklusif dan transportasi yang sudah termasuk dalam biaya haji
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Sebanyak 370 jemaah haji Kloter 1 Embarkasi Palembang asal OKU Timur mulai bergerak meninggalkan Madinah menuju Makkah hari ini, Senin (12/05/2025) sekitar pukul 07.00 WAS atau pukul 11.00 WIB.

Perjalanan darat ini membutuhkan waktu sekitar 6-7 jam. Untuk tahap pemberangkatan jamaah haji dari Madinah menuju Makkah ini, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah siapkan bus dengan spesifikasi khusus.

1. Jamaah tinggalkan Madinah setelah ibadah sunnah di Masjid Nabawi

Keberangkatan JCH embarkasi Palembang dari Bandara SMB II (Dok. Kemenag Sumsel)

Ketua PPIH Embarkasi Palembang Syafitri Irwan mengatakan, jamaah Kloter 1 meninggalkan Madinah setelah menyelesaikan ibadah sunnah di Masjid Nabawi. Menurut Syafitri, jemaah haji telah diimbau untuk mengenakan kain ihram dan mandi dari hotel di Madinah. 

"Hal ini untuk menghemat waktu saat singgah di Masjid Dzulhulaifah (Bir Ali) guna mengambil miqat. Waktu di Bir Ali sangat terbatas, hanya sekitar 30 menit. Jamaah disarankan juga sudah berwudhu dari hotel,” ujarnya.  

2. Jamaah lansia dan sakit cukup berniat ihram dari dalam bus

JCH Embarkasi Palembang saat di Asrama Haji (Dok. Kemenag Sumsel)

Bagi jamaah lansia dan sakit, lanjut Syafitri, cukup berniat ihram dari dalam bus tanpa perlu turun dan melaksanakan shalat sunnah di masjid. Setiba di Makkah, jemaah akan melaksanakan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji Tamattu. Petugas akan mendampingi pelaksanaannya dengan memberikan bimbingan manasik dan memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga. 

"Kami juga terus mengimbau jemaah agar menjaga kesehatan dan selalu mengenakan alas kaki saat bepergian, serta menyimpan dokumen dengan aman. Suhu Makkah cukup tinggi, jaga diri dan kurangi aktivitas di luar ibadah,” pesan Syafitri. 

3. PPIH sudah berkontrak dengan 12 perusahaan otobus di Arab Saudi

Kemenag mulai mengoperasikan bus Shalawat untuk mengantarkan jemaah Haji dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya . (Dok. Kemenag)

Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi menambahkan, pihaknya menyediakan bus dengan spek khusus untuk memberikan kenyamanan jemaah. 

"Perjalanan Madinah ke Makkah cukup jauh, sekitar lima jam. Untuk kenyamanan jamaah, kita siapkan bus dengan spesifikasi khusus. Usia bus antarkota yang digunakan maksimal lima tahun," terangnya.

Pihaknya telah berkontrak dengan 12 perusahaan otobus di Arab Saudi. Sesuai kontrak, setiap bus maksimal membawa 42 jemaah. 

"Bus dilengkapi AC yang berfungsi dengan baik. Ada tombol manual darurat pembuka pintu. Untuk mumudahkan pemantauan, bus dilengkapi GPS yang dapat diakses oleh petugas. Sistem pelaporan dan monitoring menggunakan aplikasi," ungkap Muchlis.

4. Layanan transportasi bersifat inklusif

PPIH Arab Saudi telah menyiapkan Bus Shalawat yang beroperasi 24 jam nonstop untuk melayani jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya. (Dok.Kemenag)

Ia menambahkan, layanan transportasi bersifat inklusif. Layanan bus antarkota memperhatikan jemaah berkebutuhan khusus, lansia, dan penyandang disabilitas.

"Bus dilengkapi kotak kesehatan dan obat-obatan, toilet, cooler boxes, dan air minum 330 ml per jemaah. Bus standby di depan hotel paling lambat satu jam sebelum keberangkatan jemaah dalam kondisi bersih dan siap jalan," jelasnya..

Kepada jamaah, Ketua PPIH Arab Saudi mengingatkan bahwa layanan ini sudah termasuk dalam unsur pembiayaan pada Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Para supir sudah dibayar sehingga jemaah tidak perlu memberikan tips.

5. Embarkasi Palembang telah memberangkatkan 2.953 jamaah

JCH embarkasi Palembang saat di asrama haji (Dok. Kemenag Sumsel)

Sementara itu, Humas PPIH Embarkasi Palembang Abdul Qudus menambahkan, hingga saat ini Embarkasi Palembang telah memberangkatkan 2.953 jamaah dalam delapan kelompok terbang dengan rincian 1.847 dari Sumsel, 1.074 dari Bangka Belitung dan 32 petugas kloter. Hari ini Embarkasi Palembang menerima kedatangan 370 jelamaah haji Kloter 9 asal OKU dan Palembang.  

“Kloter 9 akan diberangkatkan besok pagi pukul 09.00 WIB, dari Palembang menuju Madinah. Beberapa jam sebelumnya mereka akan dilepas di Gedung Serbaguna Asrama Haji Sumsel,” ungkapnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article