Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kejari Siapkan JPU untuk Anggota DPRD Palembang Pemukul Perempuan
Tersangka penganiayaan, yang merupakan Anggota DPRD Palembang, Syukri Zen (Dok: istimewa)

Palembang, IDN Times - Tersangka pemukulan terhadap seorang perempuan di SPBU Demang Lebar Daun oleh anggota DPRD Palembang dari Partai Fraksi Gerindra, Syukri Zen, masuk dalam tahap penyidikan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polrestabes Palembang.

"SPDP-nya sudah kami terima pada 29 Agustus lalu, namun berkasnya belum dikirim pihak penyidik," ungkap Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, M Fandie Hasibuan, Jumat (2/9/2022).

1. Kejari teliti lebih dulu berkas perkara tersangka

Tersangka penganiayaan, yang merupakan Anggota DPRD Palembang, Syukri Zen (Dok: istimewa)

Fandie menjelaskan, Kejari Palembang telah menyiapkan sejumlah langkah hukum dengan menyiapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Menurutnya jika berkas perkara sudah masuk, pihaknya akan memeriksa secara teliti seluruh berkas.

"JPU sudah ditunjuk oleh Kajari tapi belum bisa kami beberkan lebih banyak karena berkas belum diterima. Kalau sudah akan diserahkan ke pihak penuntut umum," ungkap dia.

2. Tunggu berkas dari penyidik

Tersangka Syukri Zen saat menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Palembang (Dok: istimewa)

Menurut Fandie, berkas perkara biasanya akan disertakan oleh penyidik Polrestabes Palembang paling lama satu pekan setelah penyerahan SPDP.

"Tapi itu tergantung penyidik juga. Biasanya satu minggu setelah SPDP berkas dikirim," ujar dia.

3. Kronologis pemukulan terhadap perempuan di SPBU

Ketua DPC Gerindra Palembang Alvaro dan kader Gerindra Sukri Zen (IDN Times/Rangga Erfizal)

Sebelumnya, seorang perempuan lewat akun instagram @Tatha0298 mengunggah video penganiayaan terhadap dirinya. Video tersebut didapat dari rekaman netizen dan CCTV di SPBU.

Korban menyebutkan peristiwa keributan antara dirinya dengan politisi senior itu terjadi saat mengantre BBM. Tersangka yang menggunakan mobil CR-V hitam dengan nomor plat BG 7 UB dengan stiker bintang 3 menyerobot antrean.

Setelah berhasil menyerobot antrean, anggota DPRD Palembang tersebut lantas turun dan mendatangi korban. 

"Ketika saya foto plat kendaraan, tiba-tiba yang bersangkutan memukul saya bertubi-tubi," ungkap Tata dari laman Pnstagram pribadinya.

Melihat seorang perempuan dipukuli bertubi-tubi, warga yang ikut mengantre BBM langsung melerai dan melindungi korban. Akibat pemukulan tersebut korban mengalami luka.

"Saya mengalami lebam dan sakit di lengan. Lalu kepala, bibir, dan jari manis sebelah kiri," beber dia.

Editorial Team

Related Article