Ogan Ilir, IDN Times - Kapolres Ogan Ilir (OI), AKBP Andi Baso Rahman, menyampaikan hasil penyelidikan video tak senonoh diklaim dilakukan masyarakat Ogan Ilir. Andi mengaku dari hasil penyelidikan itu, video berdurasi 29 detik tersebut bukan dibuat di Indonesia melainkan dari negara tetangga.
"Video yang beredar sepanjang 29 detik tersebut merupakan video lama yang dibuat pada 2023, dan diperkirakan dibuat di negara Malaysia," ungkap Andi, Rabu (15/5/2024).
