Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jago Merah Bakar 9 Rumah di Perbatasan Palembang-Indralaya

Jago Merah Bakar 9 Rumah di Perbatasan Palembang-Indralaya
Kebakaran sembilan rumah di perbatasan Palembang dan Ogan Ilir (IDN Times/Istimewa)

Palembang, IDN Times - Api tiba-tiba saja berkobar melahap rumah panggung yang berada di kawasan Desa Ibul, Kecamatan Pemulutan, Kabuaten Ogan Ilir (OI), yang berbatasan dengan Kota Palembang atau tak jauh dari Terminal Karya Jaya. Kebakaran hanya diketahui terjadi pada pukul 08.30 WIB pagi dan menghabiskan sembilan rumah yang saling berdekatan.

"Sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran yang menghanguskan sembilan rumah tersebut," ujar Kanitreskrim Polsek Pemulutan, Ipda Mansyur, Rabu (24/6).

1. Api cepat menyambar karena rumah kayu

Proses pemadaman rumah yang terbakar (IDN Times/Istimewa)
Proses pemadaman rumah yang terbakar (IDN Times/Istimewa)

Lokasi rumah yang terdiri dari atap seng dan kayu, cepat dilahap si jago merah. Tim pemadam kebakaran dengan 11 mobil dibantu aparat kepolisian, TNI serta warga, bersatu memadamkan kobaran api.

"Kami melibatkan 0tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Selatan untuk menyelidiki penyebab awal kebakaran," ujar dia.

2. Kerugian ditaksir Rp500 juta

ilustrasi kebakaran (IDN Times/Arief Rahmat)
ilustrasi kebakaran (IDN Times/Arief Rahmat)

Polsek Pumulutan telah mendata 11 kepala keluarga (KK) yang menempati rumah itu. Sejauh ini, total kerugian diperkirakan hingga mencapai Rp500 juta. Warga setempat pun tidak bisa menyelamatkan barang berharga selain baju di badan, akibat api yang cepat membakar.

"Data yang kita dapatkan ada sembilan rumah hangus terbakar yang dihuni oleh 11 KK," beber dia.

3. Situasi di lokasi kebakaran sudah aman

Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Sukma Shakti)

Menurut Mansyur, sejauh ini api sudah berhasil dipadamkan. Arus lalu lintas dari Palembang maupun OI sudah berjalan lancar. Saat terjadi kebakaran juga tidak ada tumpukan kendaraan yang berarti.

"Situasi di lapangan sudah terkendali. Saat ini kami belum bisa memberikan keterangan lengkap, nanti disampaikan lebih lanjut," tutup dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Petani Karet Sumsel Nilai Program Hilirisasi Abaikan Bahan Baku

04 Apr 2026, 17:01 WIBNews