Efisiensi Anggaran, Kampanye Akbar di PSU Empat Lawang Ditiadakan

- KPU Empat Lawang meniadakan kampanye untuk mendukung efisiensi anggaran dan mengikuti petunjuk teknis KPU RI.
- Pembatalan kampanye akbar bertujuan mencegah pemborosan anggaran dari dana hibah APBD Sumsel.
- KPU tetap menggelar debat publik dan mencetak 260 ribu surat suara untuk Pemilihan Suara Ulang (PSU) di kabupaten tersebut.
Empat Lawang, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Empat Lawang meniadakan proses kampanye dalam Proses Pemilihan Suara Ulang. Hal ini dilakukan KPU untuk mendukung proses efisiensi anggaran sekaligus menindaklanjuti petunjuk teknis (Juknis) dari KPU RI.
"Sesuai surat juknis dari KPU RI tidak ada kampanye akbar dalam PSU ini," ungkap Ketua KPU Empat Lawang, Eskan Budiman, Rabu (19/3/2025).
1. Peniadaan kampanye untuk penghematan anggaran hibah

Eskan menjelaskan, dalam pelaksanaan kampanye akbar memerlukan biaya yang tidak sedikit. Kebijakan ini diambil pihaknya untuk mencegah pemborosan anggaran yang berasal dari dana hibah APBD Sumsel.
"Kampanye akbar ditiadakan bertujuan agar anggaran yang berasal dari dana hibah bisa digunakan dengan efisien," jelas dia.
2. Debat paslon tetap dilakukan meski kampanye ditiadakan

Dengan tidak adanya kampanye akbar, KPU Empat Lawang tidak membatasi kampanye dalam skala lebih kecil yang dilakukan tim pemenang. Mereka juga diperbolehkan memasang Alat Peraga Kampanye (APK).
Sedangkan untuk proses debat PSU mendatang, pihaknya tetap akan menggelar proses debat. Debat tersebut akan berlangsung di Palembang.
"Debat publik tetap wajib dilaksanakan, tetapi hanya satu kali. Ini jadi kesempatan untuk setiap paslon memaprkan program mereka secara langsung," jelas dia.
3. Ada 260 ribu lembar surat suara yang akan dicetak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Empat Lawang akan mencetak 260 ribu lembar surat suara untuk Pemilihan Suara Ulang (PSU) di kabupaten tersebut. Pencetakan surat suara tersebut dilakukan berdasar jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sebelumnya sudah ditetapkan dalam tahapan Pilkada serentak 2024 lalu.
"Jumlah surat suara yang dicetak untuk PSU ini sama dengan jumlah surat suara pada pilkada sebelumnya, yakni sekitar 260 ribu lembar termasuk untuk surat suara cadangan," ungkap dia.






![[BREAKING] Bupati Muara Enim Edison Ditangkap Dalam OTT KPK](https://image.idntimes.com/post/20260510/juru-bicara-kpk-budi-prasetyo-saat-memberikan-keterangan-terkait-laporan-icw-tentang-dugaan-tindak-pidana-korup-pengurusan-sertifikat-halal_dafadc6c-c51b-49b6-9903-5d9e65e4ea6e.jpg)











