Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dokter Pelaku Pelecehan Istri Pasien Dicecar 92 Pertanyaan Penyidik

Dokter Pelaku Pelecehan Istri Pasien Dicecar 92 Pertanyaan Penyidik
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak (IDN Times)
Intinya Sih
  • Dokter terduga pelaku pelecehan menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumsel selama delapan setengah jam.
  • Kuasa Hukum MY menyatakan kliennya menjawab 92 pertanyaan tanpa kendala dan heran kenapa menjadi tersangka.
  • Kasus dugaan pelecehan oknum dokter masih dalam proses hukum, dengan fokus penyidikan pada rekaman CCTV rumah sakit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Palembang, IDN Times - Dokter terduga pelaku pelecehan berinisial MY menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumatra Selatan (Sumsel), Kamis (14/3/2024) kemarin. MY hadir setelah berhalangan datang menjalani pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan tersebut, dokter MY diperiksa selama delapan setengah jam sejak 09.30-18.00 WIB. Ia dicecar 92 pertanyaan terkait laporan yang dilayangkan korban TAF (22).

"Pertanyaan yang dilontarkan mencapai 92 buah terkait kronologi peristiwa itu," ungkap Kuasa Hukum MY, Benniadi Hay, Jumat (15/3/2024).

1. Klaim lancar jawab pertanyaan penyidik

Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak (IDN Times)
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak (IDN Times)

Benniadi mengatakan, kliennya menjawab seluruh pertanyaan yang ditujukan tanpa kendala. Dokter MY bahkan menjelaskan dengan gamblang mengenai tuduhan yang mengarah ke dirinya.

"Alhamdulillah berjalan lancar. Beliau lancar saja menjawab, karena itulah yang terjadi. Malah dia heran kenapa menjadi tersangka," jelas dia.

2. Terlapor masih berstatus saksi

Ilustrasi pelecehan seksual (freepik.com/storyset)
Ilustrasi pelecehan seksual (freepik.com/storyset)

Saat ini kasus dugaan pelecehan oknum dokter terhadap istri pasien RS swasta di Jakabaring Palembang masih dalam proses hukum. Penyidik bahkan telah menaikan status dari penyelidikan ke penyidikan.

"Dalam prosesnya, polisi lebih fokus mencari alat bukti. Dalam penyidikan lebih rijit lagi apa yang diproses dan hasilnya apa. Belum tentu klien kita tersangka, karena sekarang statusnya masih saksi," jelas dia.

3. Polisi periksa korban sehari sebelumnya

Ilustrasi pelecehan seksual (freepik.com/freepik)
Ilustrasi pelecehan seksual (freepik.com/freepik)

Korban pelecehan oknum dokter berinisial TAF (22) sempat diperiksa kembali oleh penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel. TAF dihadirkan untuk dimintai keterangan bersama sang suami TH untuk mendalami rekaman CCTV rumah sakit.

Melalui kuasa hukumnya, Ridho Junaidi menyampaikan bahwa pemeriksaan beberapa waktu lalu merupakan pemeriksaan kedua yang dihadiri korban.

"Fokus penyidik hari ini menanyakan soal rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian," ungkap Ridho, Rabu (13/3/2024).

Ridho menerangkan, rekaman berdurasi 34 menit menunjukan perbedaan korban bersama suaminya sebelum masuk dan setelah keluar ruangan. Saat keluar ruangan, korban berjalan tertatih diduga efek dari obat bius yang diberikan terduga pelaku MY.

"Keduanya keluar dalam kondisi sempoyongan, sementara dokter MY sudah keluar ruangan lebih dulu," ungkap dia.

Terdapat keanehan lain dalam rekaman CCTV tersebut, ketika pasien lain masuk di ruangan yang sama untuk berobat. Namun pasien tersebut hanya menghabiskan waktu sekitar 10 menit.

"Kan, aneh ketika korban di dalam itu mencapai lebih dari 30 menit di dalam ruangan?," beber Ridho.

Share Article
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More