Dishub Sumsel Imbau Warga Tak Kendarai Motor untuk Mudik

- Dinas Perhubungan Sumsel mengimbau warga untuk tidak menggunakan sepeda motor saat mudik lebaran, demi mencegah potensi kecelakaan yang meningkat.
- Penggunaan motor saat mudik dianggap berisiko tinggi karena dapat membahayakan pengemudi dan pengguna jalan lainnya, meski pihaknya tidak memiliki kewenangan melarang penggunaannya.
- Pemprov Sumsel menyediakan angkutan mudik gratis untuk menekan angka kecelakaan dalam berlalu lintas, dengan harapan pemudik memanfaatkannya dan tidak menggunakan kendaraan roda dua.
Palembang, IDN Times - Dinas Perhubungan Sumatra Selatan (Sumsel) mengimbau warga tidak menggunakan sepeda motor kala melakukan perjalanan pulang kampung alias mudik lebaran. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi kecelakaan yang kerap meningkat selama musim mudik lebaran.
"Sebaiknya gunakan mobil pribadi atau angkutan umum saja. Jangan mudik memakai motor karena faktor keselamatan," ungkap Kadishub Sumsel, Arinarsa JS, Senin (10/3/2025).
1. Dishub tak akan larang pemudik yang tetap ingin naik motor

Arinarsa menjelaskan, penggunaan motor saat mudik berisiko tinggi lantaran bukan hanya mengangkut penumpang tetapi juga mengangkut barang yang kadang melebihi kapasitas. Selain membahayakan pengemudi itu sendiri, penggunaan motor untuk mudik juga berisiko membahayakan pengguna jalan lainnya.
Meski begitu, Arinarsa mengakui bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk melarang penggunaan sepeda motor sebagai moda transportasi mudik. Oleh karena itu, Dishub Sumsel hanya bisa melakukan pemantauan dan memberikan imbauan kepada para pemudik.
"Kita hanya memantau, tapi kami imbau agar pemudik tidak membawa penumpang dan barang yang melebihi kapasitas," jelas dia.
2. Ajak masyarakat gunakan angkutan mudik yang disediakan pemerintah

Guna menekan angka kecelakaan dalam berlalu lintas, Pemprov Sumsel turut menyediakan angkutan mudik gratis ke sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel. Arinarsa berharap masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang ada,
"Kami harap pemudik mengikuti anjuran pemerintah dengan tidak menggunakan kendaraan roda dua untuk menekan angka kecelakaan. Manfaatkan angkutan mudik gratis yang sudah disiapkan," jelas dia.
3. Prediksi akan ada 2 juta pemudik ke Sumsel

Arinarsa menjelaskan, pihaknya memprediksi lonjakan pemudik ke Sumsel berkisar 20 persen dari jumlah pemudik di tahun 2024 silam. Menurutnya, wilayah Sumsel menjadi salah satu perlintasan yang menghubungkan Sumbagsel menuju Sumatra Bagian Tengah (Sumbagteng). Lokasinya yang strategis turut mempengaruhi jumlah pemudik ke Sumsel.



















