Dampak Efisiensi Anggaran, Pendapatan Hotel Palembang Turun 20 Persen

- Penurunan pendapatan hotel Palembang dipengaruhi pengurangan kegiatan pemerintahan
- Hotel mengejar pendapatan dari event pernikahan dan kegiatan komunitas untuk menutupi penurunan pendapatan
- Industri hiburan terkena dampak, namun perhotelan memiliki strategi mengejar target pendapatan dari berbagai sisi
Palembang, IDN Times - Sejumlah sektor turut merasakan dampak kebijakan efisiensi anggaran yang ditetapkan pemerintah, termasuk dari sisi pendapatan industri perhotelan Palembang.
"Sudah mulai berkurang (tamu dan event). Pendapatan turun 20 persenan," kata General Manager Aryaduta Hotel Palembang Emmy Yunarti, Jumat (14/2/2025).
1. Efisiensi anggaran berdampak pada okupansi hotel di Palembang

Penurunan tersebut kata dia, dipengaruhi pengurangan kegiatan dari instansi pemerintahan terutama dari pihak kementrian dan kedinasan. Pemangkasan anggaran juga berdampak pada okupansi atau tingkat hunian bulanan.
"Meski ada efeknya, target kita kejar di momen wedding. Jadi tamu dan konsumen di kita itu juga mayoritas yang ingin menggelar pernikahan. Wedding masih ramai," jelasnya.
2. Acara pernikahan topang hotel tingkatkan pendapatan saat efisiensi anggaran

Selain mengejar pendapatan dari event pernikahan, kegiatan-kegiatan komunitas pun jadi target hotel untuk meningkatkan pendapatan dan menutupi efek penurunan agenda dari pemerintahan.
"Apalagi wedding biasanya booked-nya kan ada yang sampai setahun sebelum dan ini membantu kita (mencapai target pendapatan)," kata dia.
3. Peminat event wedding 2025 di hotel Palembang melonjak

Sementara menurut Public Relation Harper Hotel Palembang Aldina Febriyanti, walau industri hiburan terkena dampak, namun secara umum perhotelan memiliki strategi mengejar pencapaian target dari berbagai sisi.
"Karena walaupun memang event dari pemerintahan itu sumber income hotel, tapi kita masih punya event lain dari corporate dan juga social event seperti wedding yang menstabilkan occupancy hotel," kata dia.
Apalagi lanjutnya, peminat untuk wedding pada 2025 cukup melonjak dan dipastikan terealisasi, sejak konsumen mengonfirmasi dari tahun sebelumnya. Harapannya pendapatan hotel konsisten stabil meski di tengah isu negatif.



















