Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Meski Efisiensi Anggaran, Pemprov Sumsel Tetap Gelar Mudik Gratis

Meski Efisiensi Anggaran, Pemprov Sumsel Tetap Gelar Mudik Gratis
Sekda Sumsel Edward Chandra (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Pemprov Sumsel tetap mengagendakan mudik gratis bagi masyarakat di tengah efisiensi anggaran yang dilakukan pusat dan daerah.
  • Efisiensi anggaran tahap awal dilakukan dengan pengurangan kegiatan seremonial, FGD, ATK, hingga perjalanan dinas,
  • Efisiensi anggaran tidak akan berpengaruh pada proyek-proyek yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) tetap mengagendakan mudik gratis bagi masyarakat di tengah efisiensi anggaran yang dilakukan pusat dan daerah. Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan jelang Hari Raya Idul Fitri bagi masyarakat di Sumsel untuk kembali ke kampung halaman yang berada di luar atau dalam Sumsel.

"Mudik gratis itu untuk kepentingan masyarakat. Belum ada penghapusan sehingga tetap ada," ungkap Sekda Sumsel, Edward Candra, Jumat (14/2/2025).

1. Koordinasi dengan Kemendagri soal alokasi anggaran yang diefisiensi

Sekda Sumsel Edward Chandra (IDN Times/Rangga Erfizal)
Sekda Sumsel Edward Chandra (IDN Times/Rangga Erfizal)

Edward menerangkan, efisiensi anggaran tahap awal yang akan dilakukan Pemprov Sumsel bersifat administrasi seperti pengurangan kegiatan seremonial, Focus Group Discussion, ATK, hingga perjalanan dinas. Pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengenai komponen-komponen yang masuk dalam efisiensi anggaran.

"Dalam Inpres nomor 1/2025 jelas bahwa kegiatan seremonial, FGD, dan perjalanan dinas (dikurangi) sudah kita lakukan antisipasi. Kita teruskan ke masing-masing OPD sambil menunggu informasi lanjutan dari Kemendagri," jelas dia.

2. Proyek yang berhubungan dengan masyarakat tetap berjalan

ilustrasi APBD (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi APBD (IDN Times/Aditya Pratama)

Secara garis besar, Inpres 1/2025 tersebut tidak akan berpengaruh pada proyek-proyek yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Sehingga tidak akan ada penghentian pekerjaan yang dinilai untuk kepentingan masyarakat.

"Proyek yang berhubungan dengan masyarakat tetap dilaksanakan sesuai perencanaan awal. Sehingga efisiensi ini bersifat administrasi yang dilakukan penghematan," jelas dia.

3. Perjalanan dinas ke luar negeri akan dibatasi

Ilustrasi anggaran. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi anggaran. (IDN Times/Aditya Pratama)

Untuk di tahun 2025 Edward menyebut, anggaran perjalanan dinas akan dipotong sebesar 50 persen termasuk anggaran perjalanan dinas ke luar negeri. Pihaknya akan melakukan evaluasi terlebih dahulu untuk melihat urgensi dari perjalanan dinas tersebut termasuk pembatasan personel yang berpergian.

"Para prinsipnya kita sependapat dengan semangat efisiensi ini," jelas dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
Rangga Erfizal
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More