Cik Ujang Ungkap Alasan Bentuk Sumsel United, Nasib Sriwijaya FC?

- Wakil Gubernur Sumsel serius bentuk klub baru, Sumsel United FC, sebagai pendamping Sriwijaya FC.
- Sumsel United tidak akan jadi saingan SFC, tetapi pendamping untuk meramaikan sepak bola dan membawa gairah persaingan di dunia olahraga.
- Pengelola Sriwijaya FC menyambut baik rencana pembentukan klub baru sebagai tantangan untuk lebih kuat dan bersatu.
Palembang, IDN Times - Wakil Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Cik Ujang makin menunjukkan keseriusan pembentukan klub baru Sumsel United FC untuk berkompetisi di dunia kulit bundar.
Komitmennya itu ia sampaikan, seiring dengan pengalaman dia pernah mengurus sepakbola di Lahat ketika menjadi bupati di sana. Lalu, dengan bergulirnya rencana pembentukan Sumsel United, bagaimana nasib Sriwijaya FC (SFC)?
1. Sumsel United jadi pendamping Sriwijaya FC

Cik Ujang berjanji, meski nanti Sumsel United diresmikan, Sriwijaya FC yang merupakan klub legendaris dan berprestasi, tetap akan diperhatikan dengan mendukung di balik layar.
"Sumsel United ini, bukan untuk jadi saingan SFC, melainkan pendamping," kata dia saat menghadiri pembukaan Pasar Beduk di Monpera, Rabu (5/3/2025).
2. Cik Ujang janjikan Sumsel United dan Sriwijaya FC sama-sama maju

Sriwijaya FC, jelas Cik Ujang, tentu sudah memiliki nama di hati suporter. Maka itu dia tidak ingin memecah pendukung lewat pembentukan Sumsel United. Sumsel United hadir untuk meramaikan sepak bola dan membawa gairah persaingan di dunia olahraga.
"Pulau Jawa saja bisa lebih dari dua klub, nah Sumsel ini begitu. Kita ingin, contohnya seperti Lamongan yang banyak klub. Tidak ada namanya saingan, sama-sama maju (Sumsel United dan Sriwijaya FC)," jelasnya.
3. Cik Ujang tegaskan tak ada niat menjatuhkan

Cik Ujang menerangkan, dengan makin banyak klub di Sumsel, tentu semangat dan motivasi persaingan makin tinggi. Sehingga kata dia ke depan, tiap provinsi mempunyai beragam karakter klub bola.
"Bukan persaingan dan tidak ada mau menjatuhkan yang lain," kata dia.
Menyoal apakah akan ada bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel untuk mendukung Laskar Wong Kito, Cik Ujang menegaskan, bukannya tidak ingin membantu, tetapi saat ini Sriwijaya FC masih dalam masalah finansial dan tunggakan.
4. Sriwijaya FC komitmen makin kuat

Sementara menanggapi adanya isu Sumsel United, pengelola Sriwijaya FC yang menjadi tanggung jawab PT Digi Sport Asia tidak memusingkan kabar itu. CEO PT Digi Sport Asia Anggoro Prajesta, justru menyambut baik rencana pembentukan klub baru.
"Itu kan hak setiap orang untuk membentuk klub di negara ini. Artinya dengan adanya klub baru, Sriwijaya FC bukan berarti jadi lemah, kita harus jauh lebih kuat. Seluruh stakeholder harus bersatu," jelasnya.



















