Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Mall Palembang Pilih Musik Instrumen-Jingle di Tengah Polemik Royalti

OPI Mall Palembang
Interior di OPI Mall Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Intinya sih...
  • Mall Palembang memilih memutar musik instrumen dan jingle milik sendiri di tengah polemik royalti lagu populer.
  • Pengelola mall mengupayakan agar kafe dan tenant tidak memutar lagu populer untuk menghindari polemik royalti yang merugikan.
  • Beberapa tempat makan di Palembang masih memutar musik luar negeri dan jingle musik pribadi milik sendiri sebagai alternatif.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Sejumlah mall atau pusat perbelanjaan di Palembang memilih memutar musik instrumen dan jingle milik sendiri, ketimbang harus menyiarkan lagu-lagu populer di tengah polemik royalti yang saat ini jadi sorotan dan sentimen di publik.

"Kita punya jingle sendiri jadi kita pakai sekaligus memperkenalkan lagu sendiri," ujar Markom Manager Opi Mall, Wendy, Rabu (27/8/2025).

1. Pemutaran musik kembali dilakukan jika masalah royalti selesai

Situasi di OPI Mall Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Situasi di OPI Mall Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Tak hanya di sentra pusat perbelanjaan, lanjutnya, pengelola mall Palembang juga lagi mengupayakan agar semua kafe dan tenant di lobby serta area sekitar juga tidak memutar lagu populer. Hal itu agar potensi polemik royalti tidak makin meluas dan merugikan mall.

"Kami mengupayakan semua musik yang memicu royalti, untuk tidak dulu diputar. Nanti, jika urusan royalti musik sudah selesai maka bisa putar lagi musiknya," jelas dia.

2. Tenant di Mall Palembang menghindari putar musik lagu populer

Situasi di Mall Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Situasi di Mall Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Secara kebutuhan kata Wendy, sebenarnya ruang publik terutama lokasi hiburan di Palembang memang membutuhkan siaran lagu dalam memberikan kepuasan tamu dan pengunjung serta untuk memikat daya tarik. Namun lanjutnya, dalam kondisi sekarang, sebaiknya menghindari permasalahan supaya tidak jadi kasus yang berat.

"Saat ini sudah banyak tenant juga punya jingle sendiri dan memutar musik atau jingle mereka sendiri. Sebenarnya pengurusan royalti tidak terlalu sulit, bisanya dihitung berdasarkan luasan mal atau juga jumlah kursi di resto atau foodcourt, tapi kasus sekarang, situasinya lebih baik, nanti saja (putar musik lagu)," katanya.

3. Tenant di Mall pilih memutar lagu jingle milik sendiri

Situasi di OPI Mall Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Situasi di OPI Mall Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Sementara pantauan IDN Times di lapangan, masih terlihat beberapa tempat makan atau restoran di daerah Palembang yang masih memutar musik, seperti di Social Market (Soma) Kawasan Veteran. Namun, lagu yang disiarkan lewat pengeras suara, bukan lagu-lagu milik artis Indonesia, tetapi musik luar negeri. Kemudian pemutaran instrumental yang lebih santai dan menenangkan.

Lalu, terpantau di salah satu tenant eskrim merek luar negeri di Palembang Indah Mall (PIM), juga memutar jingle musik pribadi milik sendiri. Musik itu pun diputar berulang kali dan terus menerus sepanjang hari hingga operasional tenant tutup saat malam.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us