Haji Alim Akan Disalatkan di Masjid Agung Palembang

- Kemas Halim Ali wafat di usia 88 tahun setelah perawatan intensif di RSUD Siti Fatimah Palembang.
- Dimakamkan di makam keluarga dan disalatkan di Masjid Agung Palembang, dilepas oleh masyarakat setelah salat jenazah.
- Meninggal karena komplikasi penyakit, Halim Ali menjalani perawatan intensif di ICCU RSUD Siti Fatimah sejak Rabu malam.
Palembang, IDN Times - Tokoh masyarakat Sumsel, Kemas Halim Ali alias Haji Alim wafat di usia 88 tahun. Sosok yang dikenal dermawan di kalangan warga Palembang tersebut menghembuskan napas terakhir usai jalani perawatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Siti Fatimah.
"Besok akan dimakamkan di makam keluarga dan di salatkan di Masjid Agung Palembang," ungkap Kemas Umar, kepada awak media, Kamis (22/1/2026).
1. Keluarga konfirmasi kabar wafatnya tokoh Sumsel

Kabar meninggalnya Halim Ali dipastikan Kemas Umar terjadi hari ini sekitar pukul 14.30 WIB. Saat ini pihak keluarga telah mengikhlaskan dan mengajak masyarakat Palembang untuk mendoakan almarhum.
"Hari ini kita dapat musibah, orang tua kita Halim Ali telah berpulang ke Rahmatullah di RSUD Siti Fatimah." jelas dia.
2. Akan disalatkan di Masjid Agung Palembang

Halim Ali akan dilepas oleh masyarakat Palembang dari Masjid Agung Palembang selepas ritual salat jenazah dilakukan di sana. Pihaknya keluarga memastikan bahwa Halim Ali akan dimakamkan di makam keluarga.
"Pemakaman dilakukan selepas salat Jumat di Masjid Agung Palembang," jelas dia.
3. Halim Ali sempat kritis di RS

Diberitakan sebelumnya, sejak rabu malam, Halim Ali dirawat intensif di ICCU RSUD Siti Fatimah. Dirinya mengalami penurunan kesehatan akibat komplikasi penyakit yang diderita.
"Bapak Haji Halim kritis sejak Rabu dini hari," ungkap Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Siti Fatimah Az-Zahra, Ali Ghanie, Kamis (22/1/2026).
Kesehatan Halim Ali diketahui menurun sejak Rabu malam dan langsung dilarikan ke ruang CVCU, unit perawatan khusus jantung. Berdasarkan video yang beredar, saturasi oksigennya sempat turun hingga 86 persen. Saat ini, Halim Ali menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Cardiology Care Unit (ICCU).
"Sempat dibawa ke CVCU dan sorenya masuk kembali ke ICCU untuk perawatan yang lebih intensif," jelas dia.















