Warga Trenggalek Tewas Tenggelam saat Mancing di Sungai Batanghari

- Korban terseret arus Sungai Batanghari dan hilang dari pandangan
- Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan dan area pinggiran sungai
- Korban ditemukan dengan jarak 2 Km dari lokasi korban tenggelam
Musi Banyuasin, IDN Times - Nova Kurniawan (25) warga Trenggalek Provinsi Jawa Timur ini ditemukan tim SAR tewas tenggelam di perairan Sungai Batanghari Desa Lubuk Bintialo Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten (Muba) pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Korban yang merupakan karyawan PT AAP ini sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam akibat terpeleset saat memancing bersama rekannya pada Senin (19/1/2026). Kabar hilangnya korban langsung dilaporkan ke pihak pengurus alat berat PT AAP sebelum diteruskan ke manajemen PT BPP untuk dilakukan pencarian.
1. Saksi melihat korban terseret arus ke arah hilir dan kemudian menghilang dari pandangan

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat korban bersama rekannya, Feri, memancing di sekitar aliran sungai dan keduanya sempat berpencar tempat. Selang beberapa menit kemudian korban melepas pakaian dan masuk ke sungai dengan tujuan mandi sekaligus menyeberang ke seberang.
Namun derasnya arus Sungai Batanghari Leko diduga menjadi penyebab korban tidak mampu bertahan. Saksi melihat korban terseret arus ke arah hilir dan kemudian menghilang dari pandangan. Upaya memanggil korban sempat dilakukan, namun tidak mendapat jawaban.
Saksi kemudian mencoba mencari korban dengan menyusuri tepian sungai, namun hasilnya nihil. Kejadian tersebut lalu dilaporkan kepada pihak pengurus alat berat PT AAP sebelum diteruskan ke manajemen PT BPP sekitar pukul 12.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak perusahaan bersama warga setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian dan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
2. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan dan area pinggiran sungai

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba, Marko Susanto mengatakan, warga sekitar dan rekan kerja korban yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan upaya pertolongan serta melaporkan peristiwa itu kepada pihak terkait. Namun, derasnya arus Sungai Batanghari pada saat kejadian menyulitkan proses penyelamatan awal.
"Tim SAR gabungan serta perangkat desa setempat telah melakukan upaya pencarian secara maksimal pada hari pertama pencarian. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan dan area pinggiran sungai sejauh radius kurang lebih 20 km dari titik awal korban diduga tenggelam," ujarnya.
3. Korban ditemukan dengan jarak 2 Km dari lokasi korban tenggelam

Namun dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta faktor keselamatan personel, operasi pencarian pada hari pertama resmi ditutup sementara dan akan dilanjutkan pada hari kedua sesuai dengan rencana operasi SAR yang telah ditetapkan. Sampai hari pencarian ketiga, Rabu (21/1/2026) petugas berhasil menemukan korban sekitar pukul 12.00 WIB.
"Korban ditemukan dengan jarak sekitar 2 Km dari lokasi korban tenggelam. Saat ini korban telah di bawah ke Puskesmas Bintialo dan operasi ditutup lalu tim kembali ke posko," ungkap Marco.


















