2 Pria di Pali Ditemukan Tewas, Polisi Minta Warga Tak Terprovokasi

- Kedua korban dievakuasi ke RSUD Talang Ubi untuk penyelidikan lebih lanjut
- Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan
- Polisi masih mendalami penyebab kematian kedua korban dan mengajak masyarakat untuk memberikan informasi yang akurat
Penukal Abab Lematang Ilir, IDN Times - Warga Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) digemparkan dengan penemuan dua pria yang tewas bersimbah darah pada Rabu (21/1/2026) malam. Kedua korban bernama Edi dan Dedi, warga desa setempat.
Penemuan jasad keduanya yang tewas secara tragis itu sontak memicu kepanikan masyarakat yang menduga telah terjadi pembunuhan. Polres PALI langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan sekaligus mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya
1. Saat ini kedua korban sudah dievakuasi ke RSUD Talang Ubi

Berdasarkan keterangan salah satu warga setempat, salah satu korban disebut-sebut merupakan mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Sungai Ibul. Informasi ini kian memicu rasa takut dan kecemasan di kalangan warga. Hingga saat ini, kronologi pasti kejadian masih misterius.
Saat ini kedua korban sudah dievakuasi ke RSUD Talang Ubi guna keperluan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa para saksi untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan ini.
2. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan

Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait dalam keterangan resminya mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Sungai Ibul dan Kabupaten PALI pada umumnya, agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ujarnya, Kamis (22/1/2026).
3. Polisi masih mendalami penyebab kematian kedua korban

Kapolres menegaskan, saat ini pihaknya sedang bekerja keras secara profesional untuk mengungkap peristiwa ini secara jelas dan tuntas guna mengetahui apa motif sesungguhnya. Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berdoa serta mendukung proses penegakan hukum dengan memberikan informasi yang akurat kepada pihak kepolisian.
"Untuk motifnya belum diketahui persis, karena petugas masih mendalami mengapa peristiwa ini bisa terjadi. Sekecil apa pun informasi yang diperoleh masyarakat, kami harapkan dapat disampaikan kepada kepolisian. Setiap laporan akan kami terima dengan baik dan kami tindak lanjuti sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ungkapnya.
















