Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PSSI Tolak Banding Sriwijaya FC, Lolos 12 Besar Makin Tipis

Pemain Sriwijaya FC musim kompetisi 2023/2024 (IDN Times/Dok. Sriwijaya FC)
Pemain Sriwijaya FC musim kompetisi 2023/2024 (IDN Times/Dok. Sriwijaya FC)

Palembang, IDN Times - Komisi Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) menolak memori banding Sriwijaya FC (SFC) pengurangan tiga poin. Tuntutan itu sebelumnya diajukan Semen Padang FC soal starting eleven saat laga berlangsung Minggu (1/10/2023) lalu.

"Kami mendapat kabar buruk jika permohonan banding ditolak PSSI," ujar Sekretaris Perusahaan PT Sriwijaya Optimis Mandiri selaku pengelola SFC, Faisal Mursyid, Minggu (5/11/2023).

1. Kebijakan PSSI membuat pemain kecewa

Asprov PSSI Sumsel sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Asprov PSSI Sumsel sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Sriwijaya FC terpaksa kehilangan tiga poin dan turun dari posisi tiga teratas klasemen sementara Liga 2 Indonesia musim kompetisi 2023/2024, dengan mengantongi 6 poin dan kian sulit mengejar target untuk lolos babak 12 besar menuju semifinal.

Menurut Faisal, kebijakan PSSI sangat merugikan skuad Elang Andalas dan membuat mental pemain Laskar Wong Kito turun. Selain itu, manajemen mempertanyakan mekanisme yang diatur PSSI soal sidang regulasi pelanggaran.

"Kita tidak tahu teknis sidang banding itu bagaimana. Apa secara online atau bagaimana. Sepertinya mereka tidak memakan waktu lama, langsung diputuskan," katanya.

2. Sriwijaya FC sesalkan penolakan banding PSSI

Pemain Sriwijaya FC musim kompetisi 2023/2024 (IDN Times/Dok. Sriwijaya FC)
Pemain Sriwijaya FC musim kompetisi 2023/2024 (IDN Times/Dok. Sriwijaya FC)

Faisal yang juga menjabat sebagai Asprov PSSI Sumsel juga menyesalkan putusan penolakan memori banding oleh Komite PSSI. Mereka menilai keputusan itu sangat tidak adil.

"Saya merasa ini tidak adil untuk kita. Padahal sudah disampaikan 10 item kronologis dari apa yang terjadi. Item itu disampaikan sebagai bahan pertimbangan komite banding," timpal dia.

3. Sriwijaya FC berencana ambil langkah PK

Ilustrasi Sriwijaya FC latihan (Instagram/Sriwijaya FC)
Ilustrasi Sriwijaya FC latihan (Instagram/Sriwijaya FC)

Selanjutnya manajemen dan jajaran pengurus Sriwijaya FC bersama pengacara klub, akan memperjuangkan penolakan keputusan PSSI. Mereka akan mempelajari kemungkinan untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kepada Ketua Umum PSSI.

"Makanya kita lihat mana ketentuan yang baru ini. Karena kode disiplin ini baru, tahun 2023, kita pelajari dulu keputusan ini apakah bisa ajukan PK kepada Ketua Umum PSSI, apakah masih bisa memungkinkan," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi
Follow Us

Latest Sport Sumatera Selatan

See More

Semen Padang FC Datangkan 6 Pemain Baru, Ini Rencana Dejan Antonic

24 Jan 2026, 09:55 WIBSport