Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Berlaga Tanpa Suporter, Semen Padang FC Kalah 0-2 dari Persijap Jepara

Berlaga Tanpa Suporter, Semen Padang FC Kalah 0-2 dari Persijap Jepara
Laga Semen Padang FC vs Persijap Jepara (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Intinya Sih
  • Semen Padang FC kalah 0-2 dari Persijap Jepara di pekan ke-28 Liga Super Indonesia setelah tertinggal dua gol pada babak pertama dan gagal membalas hingga laga usai.
  • Pergantian tiga pemain di awal babak kedua tidak mampu mengubah jalannya pertandingan, meski Semen Padang FC sempat menciptakan beberapa peluang berbahaya.
  • Laga berlangsung tanpa kehadiran suporter akibat aksi boikot, membuat atmosfer stadion sepi dan dukungan hanya terdengar dari luar arena pertandingan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Padang, IDN Times - Harapan Semen Padang FC untuk bisa mendapatkan poin penuh di laga pekan ke-28 Liga Super Indonesia musim 2025/2026 pupus setelah mengalami kekalahan dari tamunya, Persijap Jepara.

Tim berjuluk Kabau Sirah itu terpaksa tunduk 0-2 dari tamunya setelah tidak mampu mengejar ketertinggalannya dari babak pertama. Semen Padang FC yang bermain tanpa dukungan suporternya itu seperti kehilangan semangat untuk bisa mendapatkan kemenangan.

1. Babak pertama

Pemain Persijap Jepara melakukan eksekusi penalti (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Pemain Persijap Jepara melakukan eksekusi penalti (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Sejak dimulainya babak pertama, bukan Semen Padang FC yang memberikan tekanan. Namun, malah sang tamu Persijap Jepara yang lebih agresif dalam melakukan serangan. Sementara, Semen Padang FC lebih banyak bermain di area pertahanannya dan sulit untuk membangun serangan ke lini pertahanan Persijap Jepara.

Bahkan, beberapa pemain Semen Padang FC sering melakukan kesalahan di lini tengah dalam berbagai passing yang dilakukan. Bahkan beberapa serangan dengan mudah dipatahkan di lini tengah Persijap Jepara.

Hingga pada menit ke-35, Persijap Jepara berhasil unggul lebih dulu dengan sontekan dari Rendi Saepul yang berhasil merobek gawang Arthur Augusto. Meski telah tertinggal satu gol, Semen Padang FC tetap masih belum bisa membongkar lini pertahanan Persijap Jepara untuk menyamakan kedudukan.

Hingga pada menit ke-42, Semen Padang FC terpaksa harus tertinggal 2 gol usai pelanggaran yang dilakukan oleh Baubakary Diarra di kotak terlarang. Penalti yang dieksekusi oleh Henrique Franca kembali membobol gawang Arthur Augusto. Penjaga gawang asal Brasil tersebut gagal membaca arah bola.

Keunggulan 0-2 di babak pertama membuat Persijap Jepara semakin percaya diri untuk melesatkan serangan ke lini pertahanan Semen Padang FC. Hingga wasit meniup pluit panjang, skor tetap 0-2 dan Semen Padang FC tertinggal dari tamunya yang unggul melalui pola serangan dan tendangan penalti.

2. Babak kedua

Laga Semen Padang FC vs Persijap Jepara (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Laga Semen Padang FC vs Persijap Jepara (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Di babak kedua, pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumaruri, langsung melakukan pergantian terhadap tiga pemain sekaligus. Baubakary Diarra, Firman Juliansyah dan Ade Kristiano ditarik keluar dan digantikan oleh Jame Andres Giraldo, Ripal Wahyudi dan Kasim Botan.

Semen Padang FC mencoba mengejar ketertinggalannya dari babak pertama. Peluang yang didapatkan coba dimaksimalkan untuk menciptakan gol.

Tapi, Dewi Fortuna masih belum berpihak kepada tim yang bermain dengan kostum berwarna merah-merah tersebut. Upaya untuk menciptakan gol masih terhalang oleh dinding kokoh Persijap Jepara.

Peluang yang didapatkan oleh Froese pada menit ke-51 juga masih melebar di bagian kanan gawang yang dijaga oleh Sendri Johansyah. Anak-anak dari Bukit Karang Putih mulai bangkit untuk terus memberikan serangan dan menciptakan gol untuk mengejar ketertinggalannya.

Peluang demi peluang berhasil diciptakan, tetapi masih belum bisa mengubah papan skor yang masih tertulis 0-2 sejak babak pertama. Hingga akhir babak kedua, Semen Padang FC bahkan tidak mampu menciptakan gol satu pun dan terpaksa harus kembali menelan kekalahan.

3. Bermain tanpa suporter

Laga Semen Padang FC vs Persijap Jepara (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Laga Semen Padang FC vs Persijap Jepara (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Laga antara Semen Padang FC vs Persijap Jepara berlangsung sangat berbeda dibandingkan dengan laga kandang tim berjulukan Kabau Sirah sebelumnya. Tidak ada suporter yang hadir untuk memberikan semangat pada laga tersebut. Bukan karena tim tersebut menerima sanksi, tetapi karena para suporter yang melakukan boikot.

Tribun selatan yang biasanya dihuni oleh Spartaks dan UHS tampak kosong. Tidak ada satu pun suporter yang hadir untuk memberikan semangat. Sementara, di tribun utara hanya ada puluhan orang yang datang untuk menyaksikan laga tersebut. Tapi mereka bukan suporter.

Suara drum yang biasanya bergemuruh tidak terdengar pada laga tersebut. Hanya sorak-sorai penonton dari tribun barat dan timur yang terdengar memberikan semangat. Pertengahan babak kedua, suara gemuruh dukungan para suporter mulai terdengar. Tapi bukan di dalam stadion. Para pendukung memberikan suport dari luar stadion.

Selain memberikan dukungan, mereka juga mengomentari manajemen Semen Padang FC yang dianggap dalang keadaan tim tersebut terpuruk di dasar klasemen.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest Sport Sumatera Selatan

See More