Kalah 1-0 dari Dewa United, Semen Padang FC Degradasi ke Liga 2

- Semen Padang FC kalah 1-0 dari Dewa United di Banten Internasional Stadium lewat gol tunggal Noah Wail Sadoui pada menit ke-30.
- Sepanjang laga, Dewa United mendominasi permainan sementara Semen Padang FC kesulitan membangun serangan meski sempat menciptakan beberapa peluang di babak kedua.
- Kekalahan ini memastikan Semen Padang FC terdegradasi ke Liga 2 musim depan karena secara matematis tak bisa keluar dari zona degradasi.
Padang, IDN Times - Semen Padang FC kembali menelan kekalahan pada pekan ke-31 Liga Super Indonesia musim 2025/2026. Kali ini, tim berjulukan Kabau Sirah itu dikalahkan 1-0 oleh Dewa United yang menjadi tuan rumah.
Laga yang berlangsung di Banten Internasional Stadium pada Minggu (3/5/2026) itu berjalan berat sebelah. Semen Padang FC terus ditekan oleh sang tuan rumah hingga akhir pertandingan.
Gol tunggal Noah Wail Sadoui akhirnya membuat Semen Padang FC didepak dari liga kasta tertinggi di Indonesia dan harus bermain di liga kasta kedua pada musim depan.
1. Babak pertama

Dimulainya babak pertama, Semen Padang FC sudah langsung mendapatkan tekanan dari sang tuan rumah Dewa United yang bermain menyerang untuk bisa unggul di awal pertandingan.
Beberapa serangan bahkan sangat membahayakan gawang yang dijaga oleh Rendy Oscario. Adanya miskomunikasi di berbagai lini membuat Semen Padang FC semakin sulit untuk membangun serangan.
Tapi, tim yang masih belum mampu keluar dari zona degradasi itu masih berupaya memberikan perlawanan terhadap Dewa United dengan beberapa peluang. Meskipun begitu, upaya itu tetap sia-sia. Karena masing-masing pemain seperti tidak bermain dalam satu tim dan hanya bermain masing-masing tanpa koordinasi dan komunikasi.
Bahkan anak-anak dari Bukit Karang Putih itu tidak mampu memberikan ancaman ke gawang yang dijaga oleh Soni Ricardo Steven yang sangat nyaman di bawah mistar gawang Dewa United.
Beberapa peluang yang didapatkan oleh Dewa United masih belum bisa menjebol gawang Rendy Oscario karena masih rapatnya lini pertahanan dengan jumlah pemain 6 sampai 8 orang.
Hingga pada menit 30 Dewa United berhasil mengubah papan skor melalui serangan cepat yang dibangun tim berjulukan Banten Wariors tersebut. Umpan diagonal yang diberikan oleh Alex Martin Ferreira berhasil disundul oleh Noah Wail Sadoui yang berada bebas tanpa pengawalan di area kotak penalti Semen Padang FC.
Rendy Oscario yang berada di bawah mistar gawang tak bisa berkutik untuk menepis sundulan tersebut yang membuat sang tuan rumah unggul pada babak pertama.
Meski telah unggul 1-0, Dewa United tidak mengendurkan serangannya ke lini pertahanan Semen Padang FC untuk menambah keunggulan. Serangan demi serangan terus dilesatkan untuk bisa mendapatkan gol tambahan.
Hingga akhir babak pertama, skor masih tetap sama dengan keunggulan bagi Dewa United 1-0 dan Semen Padang FC masih gagal mendapatkan kemenangan agar bisa selamat dari zona degradasi.
2. Babak kedua

Memasuki babak kedua, Dewa United semakin memberikan tekanan ke lini pertahanan Semen Padang FC untuk bisa menggandakan keunggulannya.
Tapi, banyaknya pemain Semen Padang FC di area kotak penalti membuat para pemain Dewa United sulit untuk membongkar lini pertahanan yang dijaga ketat tersebut.
Akhirnya, Semen Padang FC mendapatkan sebuah peluang yang cukup baik melalui umpan yang dilesatkan oleh Diego Mauricio yang mampu dijangkau dengan baik oleh Kazaki Nakagawa.
Sayangnya, sundulan pemain asal Negeri Sakura itu masih mampu diantisipasi oleh Soni Marciano Steven yang sudah bersiap di bawah mistar gawang Dewa United.
Mendapatkan tekanan tersebut, Dewa United kembali melakukan serangan untuk bisa menciptakan gol keduanya pada laga tersebut. Beberapa peluang bahkan cukup sulit untuk kembali menjebol gawang Rendy Oscario.
Karena tumpulnya lini serang Semen Padang FC, pelatih Amran Nahumaruri melakukan pergantian. Ia menarik keluar Diego Mauricio dan memasukkan Kasim Botan.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Johanes Hendrikus yang merasa lini serangnya tidak terlalu tajam. Ia mengeluarkan beberapa pemainnya dan memasukkan 3 pemain cadangan. Salah satunya Stevano Lilipali yang dimasukkan menggantika Egy Maulana Fikri.
Mendekati menit akhir, pemain Semen Padang FC baru bisa memberikan tekanan ke lini pertahanan Dewa United. Tapi, upaya tersebut masih belum bisa untuk menyamakan kedudukan.
Peluang yang didapatkan di menit akhir masih belum bisa menjebol pertahanan Bali United dan menciptakan gol penyeimbang untuk bisa memberikan peluang selamat dari zona degradasi.
3. Degradasi ke Liga 2

Karena kekalahan yang dialaminya dari Dewa United, Semen Padang FC sudah dapat dipastikan tidak bisa bertahan lagi di Super League musim 2026/2027 mendatang.
Hal tersebut dapat dipastikan karena tim berjulukan Kabau Sirah itu hanya meninggalkan 3 laga lagi. Jika mampu memenangkan ketiga laga tersebut, Semen Padang FC hanya mampu mengumpulkan 9 poin.
Dengan begitu, tim tersebut hanya bisa mengumpulkan 29 poin pada akhir laga. Sementara, tim yang berada di luar zona degradasi saat ini, Madura United telah mengumpulkan 29 poin dan masih menyisakan 4 laga.
Dengan begitu, tim Semen Padang FC pada musim depan akan bermain di liga kasta kedua Indonesia seperti PSBS Biak yang juga sudah lebih dulu dinyatakan turun kasta.
















