70 Pemain Muda Sumsel Berebut 6 Tiket Menuju Garuda Academy

- Sebanyak 70 pemain muda Sumsel bersaing di Stadion Bumi Sriwijaya untuk memperebutkan enam tiket menuju Garuda Academy sebagai bagian dari pembinaan calon pemain timnas Indonesia.
- PSSI mempercayakan seleksi kepada Sumsel United setelah prestasi mereka di EPA Championship U-19, dengan tujuan meningkatkan kualitas sepak bola daerah dan kontribusi bagi sepak bola nasional.
- Seleksi menilai aspek teknik, fisik, dan mental; enam pemain terpilih akan mengikuti TC serta berpeluang besar menembus level nasional melalui program Garuda Academy.
Palembang, IDN Times - Sebanyak 70 pesepak bola muda asal Sumatra Selatan (Sumsel) bersaing memperebutkan enam tiket menuju Garuda Academy dalam seleksi yang digelar di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, hari ini.
Sebanyak enam pemain terbaik hasil seleksi akan mengikuti pemusatan latihan (TC) dan seleksi lanjutan yang menjadi salah satu jalur pembinaan calon pemain tim nasional Indonesia kelompok usia.
"Enam pemain ini akan mengikuti TC dan kembali akan diseleksi oleh tim talent scouting Garuda Academy," ungkap Direktur Utama Sumsel United, Erick Yuniman, Selasa (23/6/2026).
1. Seleksi ini jadi cara meningkatkan kualitas sepak bola daerah

Menurut Erick, PSSI selaku induk organisasi sepak bola mempercayakan proses seleksi Garuda Academy kepada manajemen Sumsel United, seiring prestasi tim berjuluk Laskar Juaro Muda yang berhasil menjuarai EPA Championship U-19. Kesempatan yang diberikan PSSI dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sepak bola daerah sekaligus berkontribusi bagi sepak bola nasional.
"Sesuai arahan Presiden Klub Sumsel United Cik Ujang, Sumsel United ini akan meningkatkan sepak bola Indonesia secara keseluruhan, khususnya di Sumsel," jelasnya.
2. Penilaian berdasarkan fisik, mental dan kemampuan mengolah bola

Sementara itu, Manajer Sumsel United U-19 Didi Yanto mengatakan persaingan memperebutkan enam tiket tersebut berlangsung ketat. Penilaian tidak hanya didasarkan pada kemampuan mengolah bola, tetapi juga aspek fisik dan mental pemain.
"Kalau berbicara timnas Indonesia, pastinya pemain yang memiliki postur, teknik, dan mental menjadi penilaian utama," tegas Didi.
3. Jadi momentum pemain lokal Sumsel tembus level nasional

Dia berharap enam pemain terpilih dapat lolos hingga menjadi bagian dari Garuda Academy yang berada di bawah pengawasan Direktur Teknik Timnas Indonesia. Kesempatan tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi pesepak bola muda Sumsel untuk menembus level nasional.
"Ini kesempatan untuk anak-anak Sumsel, jadi saya harapkan bisa menjadi bagian dari Academy Soccer ini," tutupnya.
















