Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kalah 0-1 dari Madura United, Semen Padang FC Bakal Degradasi?

Kalah 0-1 dari Madura United, Semen Padang FC Bakal Degradasi?
Laga Semen Padang FC vs Madura United (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Intinya Sih
  • Semen Padang FC kalah 0-1 dari Madura United di Stadion H Agus Salim, membuat posisi mereka makin terpuruk di zona degradasi Liga Super Indonesia musim 2025/2026.
  • Gol tunggal Jose Brandao pada menit ke-14 menjadi penentu kemenangan Madura United, sementara upaya Semen Padang FC menyamakan kedudukan gagal meski beberapa kali menciptakan peluang.
  • Laga berlangsung tanpa dukungan penuh suporter Semen Padang FC, dengan tribun utara dan selatan kosong sehingga atmosfer pertandingan terasa lebih sepi dari biasanya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Padang, IDN Times - Semen Padang FC gagal mendapatkan kemenangan pada laga pekan ke-30 Liga Super Indonesia musim 2025/2026 saat menjamu Madura United di Stadion H Agus Salim Padang.

Laga yang berlangsung,, Rabu (29/4/2026) tersebut berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Madura United yang hadir sebagai tamu.

Dengan keadaan tersebut, Semen Padang FC semakin terpuruk di zona degradasi dan akan semakin sulit untuk bisa bertahan di Super League musim depan.

1. Babak pertama

Laga Semen Padang FC vs Madura United (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Laga Semen Padang FC vs Madura United (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Pada babak pertama, Semen Padang FC mencoba melakukan serangan ke lini pertahanan Madura United untuk bisa mencuri keunggulan di awal pertandingan.

Tapi, upaya tersebut masih mudah dihalangi pemain bertahan Madura United yang telah siaga menunggu serangan sang tuan rumah.

Madura United yang juga berupaya keluar dari zona degradasi mencoba membongkar lini pertahanan Semen Padang FC yang kehilangan sang kapten Angelo Menesses akibat akumulasi kartu.

Benar saja, upaya Laskar Sapi Kerap membuahkan hasil pada menit ke-14. Heading tajam dari Jose Brandao tak mampu dihalau oleh Arthur Augusto.

Pemain nomor punggung 9 Madura United yang dalam keadaan bebas tanpa pengawalan itu dengan leluasa melesatkan bola ke dalam gawang Semen Padang FC.

Setelah tertinggal satu gol, anak asuh Imran Nahumarury malah mengendorkan serangan dan tidak seagresif saat awal babak pertama.

Para pemain Semen Padang FC mulai menurunkan tempo permainan dan mencoba membongkar lini pertahanan Madura United dengan pelan.

Tapi, upaya yang dilakukan masih dipatahkan dengan mudah. Serangan yang dilesatkan jarang untuk bisa sampai ke mulut gawang.

Hingga pada menit ke-29, Semen Padang FC akhirnya mampu menyarangkan si kulit bundar ke dalam gawang yang dijaga oleh Diky Indrayana.

Sayangnya, tendangan yang dilesatkan oleh Guellermo itu dianggap tidak sah oleh wasit setelah melakukan pengecekan VAR. Karena striker Semen Padang FC itu dianggap berada di posisi offside.

Madura United yang telah unggul dari tuan rumah tidak mengendorkan serangannya. Berbagai serangan coba dilesatkan untuk bisa menggandakan keunggulan.

Hingga pada menit ke-42, peluang yang didapatkan oleh Luis Marsello mampu digagalkan oleh Arthur Augusto dan bola sampai di kaki Jose Brandao.

Tetapi, Jose yang bebas gagal memasukkan bola ke dalam gawang meski telah terbuka lebar tanpa adanya pengawalan dari pemain Semen Padang FC.

Kejadian tersebut membuat penjaga gawang asal Brazil tersebut mengalami cedera yang cukup serius. Tapi, Arthur tetap berjuang hingga babak pertama berakhir.

Hingga akhir babak pertama, Semen Padang FC gagal untuk menyamakan kedudukan dan menyusul sang tamu yang sudah unggul.

2. Babak kedua

Laga Semen Padang FC vs Madura United (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Laga Semen Padang FC vs Madura United (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Dimulainya babak kedua, Imran Nahumarury langsung mengganti Arthur Augusto yang mengalami cedera dan memasukkan Rendy Oscario. Selain itu, sang pelatih juga mengganti sang bek, Jayme Giraldo dan memasukkan Ricky Ahriansyah.

Semen Padang FC yang telah tertinggal dari sang tamu masih berupaya untuk menciptakan gol dari berbagai skema yang diatur.

Tetapi, peluang demi peluang yang diciptakan masih tak mampu menciptakan gol ke gawang mantan penjaga gawang Semen Padang FC tersebut.

Tendangan terukur yang dilesatkan oleh Firman Juliansyah masih mampu ditepis oleh Diky Indriyana dengan mudah dan masih belum bisa menyamakan kedudukan.

Beberapa peluang juga diciptakan oleh Laskar Sapi Kerap untuk bisa menggandakan kedudukan. Tapi, peluang yang tercipta masih terbuang sia-sia.

Imran Nahumarury kembali melakukan pergantian pemain. Baubakary Diarra dan Kasim Botan ditarik keluar dan digantikan oleh Maicon dan Rosad Setyawan.

Pergantian yang dilakukan tersebut masih belum mampu mengubah jalannya pertandingan. Peluang demi peluang yang diupayakan masih dengan mudah dapat ditepis lini pertahanan Madura United.

Memasuki menit-menit akhir pertandingan, pelanggaran demi pelanggaran semakin banyak terjadi. Rendy Oscario yang masuk menggantikan Arthur Augusto hampir tidak bisa melanjutkan pertandingan usai berhadapan dengan Riquelme Soauza.

Akibat pelanggaran tersebut, pemain Madura United dengan nomor punggung 19 tersebut diganjar kartu kuning oleh wasit usai melakukan pelanggaran.

Hingga akhir babak kedua, Semen Padang FC masih gagal menyamakan kedudukan usai ketertinggalan 0-1 dari sang tamu pada babak pertama.

3. Berlaga tanpa suporter

Laga Semen Padang FC vs Madura United (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Laga Semen Padang FC vs Madura United (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Kedua kalinya, Semen Padang FC kembali berlaga tanpa adanya suporter. Tribun utara dan selatan yang biasanya heboh tak lagi ada suara.

Tiga kelompok suporter tim berjulukan Kabau Sirah itu tak menyorakkan dukungan kepada para pemain yang berjuang di dalam lapangan.

Hanya ada sorak-sorai penonton di tribun Barat dan Timur yang memberikan dukungan kepada para pemain Semen Padang FC.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest Sport Sumatera Selatan

See More