Laga Semen Padang FC vs Persita Tangerang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Dimulainya babak kedua, Dejan Antonic langsung menarik keluar Firman Juliansyah dan memasukkan Ripal Wahyudi dan ia juga memasukkan sang pemain asing yang baru bergabung, Maicon De Souza.
Masuknya kedua pemain tersebut langsung menambah daya gempur Semen Padang FC pada awal babak kedua yang berhasil menciptakan peluang pada menit awal.
Sayangnya, peluang tersebut masih bisa ditepis oleh Igor yang berada di bawah mistar gawang Persita Tangerang dan masih belum bisa menciptakan sebuah gol.
Pada menit ke-71, Semen Padang FC kembali mendapatkan sebuah peluang melalui tendangan bebas usai Gullermo dilanggar oleh Carisma Fatoni tidak jauh dari kotak penalti. Tendangan bebas yang dieksekusi oleh Maicon De Souza itu diarahkan langsung kepada penjaga gawang dan mampu ditepis oleh Igor.
Peluang emas tersebut masih terbuang sia-sia dan Dejan Antonic kembali melakukan pergantian untuk menambah daya gempurnya di lini depan.
Tsouka dan Froese ditarik keluar, Diego Mauricio dan Riki Ariansyah dimasukkan untuk menambah daya gempur di lini depan pada 10 menit terakhir pertandingan.
Upaya itu tidak sia-sia, Diego Mauricio beberapa kali memperoleh peluang untuk menciptakan gol. Tetapi keperkasaan Igor di bawah mistar gawang masih belum bisa dibobol.
Pada tambahan waktu babak kedua, Semen Padang FC mendapatkan sebuah peluang emas saat Diego Mauricio dilanggar di kotak terlarang.
Setelah wasit Sudarmono melakukan pengecekan VAR, ia menyatakan bahwa itu memang pelanggaran dan Semen Padang FC berhak mendapatkan penalti.
Diego Mauricio yang mengeksekusi penalti tersebut mengarahkan bola ke arah kanan gawang yang tidak mampu ditepis oleh Igor. Gol tersebut langsung membuat Semen Padang FC unggul dari Persita Tangerang.